Apa itu KM-ITB?


KM-ITB adalah singkatan dari Keluarga Mahasiswa ITB. Pada hampir setiap kaderisasi di ITB hal ini tentunya sering diberikan agar mahasiswa tidak lupa. Nah semoga ketikan ulang gua ini bermanfaat buat kalian, terutama yang belum pernah melalui kaderisasi di ITB sebelumnya.

Konsep Organisasi Internal KM-ITB

Organisasi kemahasiswaan ITB berada di dalam sistem ITB, akan tetapi secara struktural tidak berada di bawah rektor dan memiliki otonomi penuh untuk menentukan kehidupan organisasinya. Di sisi lain, organisasi mahasiswa mengakui bahwa rektor adalah penanggung jawab sistem ITB.

Keseluruhan pernyataan ini memberi arti bahwa organisasi kemahasiswaan merupakan bagian dari masyarakat kampus yang demokratis, yang masing-masing memiliki wewenang penuh untuk menjalankan aktivitasnya di dalam fungsi dan bidang masing-masing.

Sifat Organsasi Kemahasiswaan

- Mandiri
- Kekeluargaan
- Adil
- Aspiratif dan partisipatif
- Representatif
- Efektif dan efisien
- Transparan

Keanggotaan

Seluruh mahasiswa S1 (Program Sarjana) ITB adalah anggota Keluarga Mahasiswa ITB (KM-ITB)

Tujuan

1. Ikut serta mengusahakan tujuan pendidikan untuk membentuk sarjana yang berbudi pekerti, cakap, mandiri, berwawasan luas, demokratis, dan bertanggung jawab.
2. Memberikan dorongan kepada mahasiswa untuk menjadi pemimpin dan penggerak dalam kehidupan bangsa.
3. Ikut serta menyumbangkan karya dan pikiran dalam penataan kehidupan bangsa.
4. Memupuk dan membina rasa persaudaraan dan kekeluargaan di lingkungan civitas akademika.
5. Mengusahakan kesejahreraan material dan spiritual serta memperjuangkan kepentingan mahasiswa di lingkungan kampus.

Kelengkapan Organisasi KM-ITB


Kongres

Kongres KM-ITB merupakan perwujudan dari kedaulatan tertinggi dalam organisasi kemahasiswaan ITB. Kongres KM-ITB terdiri dari perwakilan (Senator) Himpunan Mahasiswa Program Studi. Oleh karena itu, Kongres KM-ITB memegang peran tertinggi dalam KM-ITB mencakup penentuan dan pengawasan atas pelaksanaan orientasi kehidupan organisasi kemahasiswaan.

Kabinet

Kabinet KM-ITB adalah badan eksekutif pelaksana program-program skala KM-ITB sesuai dengan mandat anggota KM-ITB yang direpresentasikan Kongres KM-ITB. Oleh karena itu, kabinet KM-ITB bertanggung jawab kepada kongres. Kabinet berwenang untuk membuat keputusan.

Keputusan yang dianggap perlu dalam pelaksanaan garis-garis kebijakan kemahasiswaan KM-ITB. Menentukan prioritas dan mengkoordinasikan himpunan dan unit, untuk program dengan kriteria kebutuhan seluruh mahasiswa dan program agenda terpusat, setelah mendapatkan persetujuan dari Kongres KM-ITB.

HMJ

Himpunan Mahasiswa Jurusan (Program Studi) merupakan badan kelengkapan KM-ITB di tingkat program studi, yang memiliki ciri dan karakteristik khas sesuai dengan keilmuan program studinya. Himpunan mahasiswa program studi bersifat otonom didalam struktur KM-ITB, artinya himpunan mahasiswa memiliki wewenang penuh atas program dan aktivitasnya di tingkat program studi.

Akan tetapi tetap memiliki hubungan koordinatif dengan kabinet KM-ITB. Himpunan mahasiswa jurusan berkewajiban mengirim senator kepada kongres KM-ITB serta memberikan sumberdaya kepada kabinet KM-ITB untuk program kebutuhan seluruh mahasiswa dan program agenda terpusat yang telah disetujui oleh kongres.

UKM

Unit Kegiatan Mahasiswa nerupakan badan kelengkapan KM-ITB yang mengakomodasi pemenuhan kebutuhan dan pengembangan terkait minat, bakat, kreasi, dan hobi spesifik mahasiswa. Unit kegiatan mahasiswa bersifat otonom di dalam struktur KM-ITB, sehingga unit memiliki wewenang penuh atas prgram dan aktivitasnya.

Akan tetapi tetap memiliki hubungan koordinatif dengan kabinet KM-ITB. Apabila unit kegiatan mahasiswa memiliki aspirasi tentang kebijakan mahasiswa di ITB maka aspirasi itu dapat disampaikan kepada Kongres.

Tim Beasiswa

Tim Beasiswa adalah badan independen eksekutif yang dalam kegiatannya bersifat sosial dan tidak politis. Tim beasiswa bertanggung jawab terhadap Kongres KM-ITB yang sah dan seluruh mahasiswa ITB dalam penyelenggaraan beasiswa KM-ITB.

Jalur Aspirasi KM-ITB


sumber: Buku Sakti OSKM ITB 2015


Apa itu SAPPK ITB?


Berikut adalah fakultas yang menjadi salah satu favorit orang-orang yang gamau masuk teknik. Fakultas ini menjadi sarana buat orang-orang yang suka mendesain atau menggambar, tetapi juga tidak menghindari ilmu-ilmu sains. Fakultas tersebut adalah SAPPK.

Sebelumnya gua kasih pemahaman dulu bahwa gua ga begitu tau tentang gimana kebiasaan maupun kegiatan akademik di SAPPK ini. Jadi kalo salah ada baiknya diralat atau bahasa gaulnya CMIIW.

Apa itu SAPPK ITB?

SAPPK adalah singkatan dari Sekolah Arsitektur ,Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Fakultas ini hanya terdiri dari 2 jurusan yaitu Arsitektur dan Planologi (PWK). Di fakultas ini, terutama pada saat masa Tahap Persiapan Bersama (TPB) tidak mendapatkan mata kuliah kimia dasar. Mantap.

First Impression

Impresi gua terhadap fakultas ini adalah fakultas yang cocok buat kalian yang ingin melakukan pekerjaan yang merupakan hobi. Beda sama gua yang gamungkin masa nambang jadi hobi hehe. Di fakultas ini wanitanya lebih "baik" lah dibanding beberapa jurusan lain. Ehm, skip.

Untuk perkuliahan di SAPPK ini gua liat sepertinya mereka punya banyak tugas besar. Ya semacam bikin maket (<- bener gini tulisannya?).  Selain itu saat masa TPB, fakultas ini mendapat sedikit kemudahan dikarenakan beberapa matkul tidak diberi materi sesulit yang lain. Tapi bener juga sih, karena kalo bisa belajar yang dibutuhin buat jurusan, kenapa harus belajar yang aneh-aneh kan.

Oke segitu aja impresi gua, lanjut ke jurusan.

Jurusan


1. Arsitektur

Setiap saat kita melihat bangunan-bangunan nan indah, berseni dan megah di sekitar kita, pikiran kita akan melayang pada satu kata yang tidak asing lagi: ARSITEK. Ya benar sekali, arsitek memang sangat erat kaitannya dengan bangunan-bangunan indah di sekitar kita. Seseorang dapat disebut arsitek setelah menyelesaikan pendidikan di program studi Arsitektur.

Arsitektur sendiri merupakan ilmu dan seni dalam mendesain dan merancang bangunan dan struktur. Pada intinya, Arsitektur bertujuan untuk menciptakan sebuah ruang untuk kebutuhan manusia. Desain dan rancangan seorang arsitek memiliki karakteristik tertentu yaitu kegunaan, kekokohan dan keindahan. Jadi, suatu bentuk yang dirancang oleh seorang arsitek haruslah memiliki fungsi dan juga memiliki nilai estetika (keindahan).

Keilmuan Arsitektur tidak berdiri sendiri namun terkait dengan ilmu-ilmu lainnya. Misalnya saja untuk mengetahui temperatur ruangan yang sesuai maka teman-teman saat menjadi mahasiswa Arsitektur harus mempelajari fisika bangunan yang merupakan bahan kajian Teknik Fisika. Sedangkan untuk mendesain sistem mekanikal-elektrikal, dibutuhkan kerjasama dengan teman-teman dari Teknik Elektro dan Teknik Mesin. Namun yang paling berkaitan erat adalah dengan program studi Teknik Sipil serta Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK).

Prospek Kerja

- Instansi Pemerintah
Seorang alumni Arsitektur biasanya berperan sebagai perencana dan manajer proyek. Contoh : Dinas Pekerjaan Umum, Badan Perencanaan Daerah, dsb.
- Architect in house
Pada beberapa perusahaan, terutama perusahaan besar biasanya memiliki beberapa arsitek khusus yang dipekerjaan untuk membangun kantor, rumah dinas, dan prasarana lain yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. Contoh : Pertamina, Bank Indonesia, dll.
- Konsultan Arsitektur
Seorang lulusan Arsitektur dapat bekerja dan memberikan jasa profesional sebagai desainer dan konsultan.
- Pendidikan dan penelitian
Seorang lulusan Arsitektur dapat melanjutkan jenjang sekolah dan menjadi pengajar, ataupun menjadi peneliti khusunya di bidang urban development.
- Kontraktor dan Manajemen proyek
- QuantitySurveyor
Seorang lulusan Arsitektur dapat berperan sebagai Quantity Surveyor (QS). Seorang QS mengenal bahan-bahan bangunan dengan baik. Ia dapat memberikan masukan mengenai bahan terbaru pada saat arsitek merancang. Pada saat bangunan telah selesai dirancang, QS menghitung berapa biaya yang diperlukan untuk membangunnya.
- Properti
Seorang lulusan Arsitektur dapat berprofesi sebagai marketing associate dan project manager
- Multimedia, TV, tim kreatif Production House
Karena basis keahliannya dalam mendesain, seorang alumni Arsitektur dapat pula terjun di bidang kreatif seperti multimedia, dsb.
- Bidang lainnya
Banyak lulusan Arsitektur yang berprofesi di bidang lainnya misanya perbankan, ataupun menjadi wiraswasta.

2. Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi)

Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), yang sebelumnya lebih dikenal dengan nama Teknik Planologi, merupakan salah satu program studi di SAPPK-ITB, berdiri pada tanggal 14 September 1959. PWK adalah program studi yang berkaitan dengan berbagai bidang ilmu yang lain, baik ilmu keteknikan maupun sosial ekonomi.

Dalam proses pendidikannya nanti ketika teman-teman menjadi mahasiswa PWK, teman-teman akan mendapatkan mata kuliah yang berasal dari bidang studi lain seperti geologi lingkungan, perpetaan, dll. Selain mata kuliah keteknikan, teman-teman juga akan mempelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan ilmu sosial, ekonomi dan ilmu politik seperti pada kuliah Aspek Sosial dalam Perencanaan, Kependudukan, Pengantar Ekonomika Perencanaan, Ekonomika Wilayah dan Kota, Pembiayaan Pembangunan, dan Ekonomika Transportasi, Pengembangan Komunitas, serta Perencanaan dan Politik, dll. Dalam penyelenggaraan perkuliahan tersebut prodi PWK didukung oleh 4 KK (Kelompok Keahlian), yaitu Perencanaan Wilayah & Perdesaan, Perencanaan & Perancangan Kota, Sistem Infrastruktur Wilayah & Kota, dan Pengelolaan Pembangunan & Pengembangan Kebijakan.

PWK bekerja, ia akan tetap mempunyai ciri khas yaitu cara berpikirnya yang runtut dan sitematis. Karena ketika teman-teman belajar di PWK,teman-teman tidak hanya belajar perencanaan wilayah dan kota saja tetapi belajar keseluruhan proses yang ada, atau biasa disebut orang sebagai POAC: Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Setelah membuat rencana, harus ada proses yang dijalankan agar hasil rencana tersebut tetap baik dan berada pada rel yang benar. Oleh karena itu, rencana perlu diimplementasikan (dilaksanakan), kemudian dikelola, dan dikendalikan. Membuat sebuah rencana juga harus memperhatikan kondisi-kondisi masa lalu dan sekarang, atau dalam istilah kerennya: ”Learning The Past, Managing The Present, Shaping The Future”.

Prospek Kerja

- Instansi Pemerintah
Sebagai pengajar, peneliti, dan pegawai di perguruan tinggi negara, Bappenas, PU, Departemen Dalam Negeri, BPPT, Kementerian Perumahan Rakyat, Pemda, Dinas Tata Kota, dan berbagai instansi pemerintah lainnya baik pusat maupun daerah
- Sektor Swasta
Sebagai tenaga ahli di konsultan (perencanaan, pariwisata, dan lainnya) LSI (statistik), bagian pengembangan komunitas dari perusahaan seperti PT. Astra Internasional, PT. MedCo Energi, bagian perencanaan PT. Riau Andalan Pulp and Paper, developer dan kontraktor properti, pengajar dan peneliti di perguruan tinggi swasta, dan lainnya
- LSM
Sebagai aktivitis di LSM karena ilmu sosial, komunitas, dan pemerintahan yang dipelajari seperti di AKATIGA, Sawarung, BIGS, dan lainnya
- Diluar Keilmuan
Karena pola pikirannya yang runtut dan kemampuan untuk mengenal sebuah prinsip dasar manajemen maka lulusan PWK juga bisa bekerja di bank dan beberapa lembaga keuangan lain serta beberapa perusahaan swasta.

sumber: usm.itb.ac.id

Oiya untuk perihal prospek kerja ini kan yang buat karyawan prodi jadi wajar kalo ada yang lengkap dan tidak. Mungkin ada yang menganggap prospek kerja cukup umum dan ada yang sedetil mungkin. Jangan khawatir karena prospek kerja itu luas.

Semoga bermanfaat buat kalian.

Apa Itu FTI ITB?


Fakultas ini identik dengan kata 'ambis'. Ambis adalah suatu kata yang menggambarkan seseorang yang tukang belajar. Dimana-mana dan kapanpun belajar. Inilah fakultas tersebut yaitu FTI.

Sebelumnya gua kasih pemahaman dulu bahwa gua ga begitu tau tentang gimana kebiasaan maupun kegiatan akademik di FTI ini. Jadi kalo salah ada baiknya diralat atau bahasa gaulnya CMIIW.

Apa itu FTI ITB?

FTI adalah singkatan dari Fakultas Teknologi Industri, fakultas ini terdiri dari 6 jurusan dengan 4 jurusan ada di ITB Ganesa (Bandung) dan 2 jurusan di Jatinangor. Seperti namanya, fakultas ini mempersiapkan kalian buat kerja di bidang perindustrian atau membuat industri sendiri. Kerja ini maksudnya bukan pekerja kasar ya.

Fakultas ini merupakan fakultas dengan minat tertinggi beberapa tahun belakangan. Sebab industri yang semakin berkembang pesat.

First Impression

Kembali ke intro diatas, gua sendiri sebenernya gatau kenapa kata ambis ini bisa disematkan pada FTI. Padahal disetiap fakultas ada aja yang ambis, tapi mungkin paling banyak di FTI kali ya.

Btw menurut gua gaada yang salah kalo kalian ambis, bagus memang tujuan kita kuliah belajar dan mencari ilmu. Tapi jika dengan seenaknya melempar tanggung jawab yang sudah diemban, itu yang salah.

Impresi gua tentang jurusan ini adalah jurusan yang kayanya paling gaakan tergerus zaman. Ga jadul macam jurusan gua, tapi juga ga terlewat modern. Tapi gua gapengen masuk FTI sih wkwk. Jurusan yang paling diminati di FTI adalah Teknik Kimia, ya karena memang dibutuhkan dimana-mana dan penghasilan cukup menjanjikan untuk bidang ini.

Yaudah lanjut aja langsung ke jurusan.

Jurusan

FTI-G


1. Teknik Kimia

Teknik Kimia merupakan program studi yang mempelajari teknologi perancangan pabrik. Pabrik yang dirancang dapat berupa pabrik kimia, bioproses, makanan, dan masih banyak yang lainnya. Hampir seluruh pabrik yang ada di dunia dirancang oleh sarjana Teknik Kimia. Perancangan pabrik yang dimaksud disini adalah merancang proses-proses yang terjadi dalam pabrik, seperti perancangan reaksi dalam reaktor untuk menghasilkan produk yang diharapkan, sistem penggunaan sumber daya yang ada di pabrik, pengendalian proses, dan lain sebagainya.

Bukan hanya perancangan pabrik, di sini teman-teman juga akan mempelajari bagaimana membuat proses kimia atau biologis yang terjadi baik dalam pabrik maupun luar pabrik menjadi lebih cepat dan efisien agar sesuai dengan yang diharapkan. Contoh sederhana yang sering ditemui dalam kehidupan kita sehari-hari adalah proses fermentasi, seperti pembuatan yoghurt, roti, keju, kecap dan lainnya. Contoh lainnya adalah pemurnian minyak bumi dan gas alam, proses produksi bensin, solar, biofuel.

Seorang sarjana Teknik Kimia pada prakteknya akan diminta untuk merancang proses pabrik yang baru ataupun memperbaiki proses yang telah ada. Pada awalnya, sarjana Teknik Kimia memulai pekerjaan dengan perancangan neraca massa yang terjadi dalam proses suatu pabrik. Pada tahap ini, dapat dicari kapasitas produksi, berapa bahan baku yang dibutuhkan, hingga akhirnya berapa jumlah produksi barang yang dihasilkan. Dalam perancangan proses industri, sudah tentu harus diperhatikan faktor-faktor lainnya, seperti keandalan proses produksi, apakah terlalu mahal atau sudah cukup murah, juga faktor keamanan pabrik, agar tidak terjadi kecelakaan dalam pabrik, seperti ledakan dan sebagainya.

Pada tahap selanjutnya, dilakukan perancangan (bio)reaktor, perancangan sistem perpipaan, penentuan sistem penggunaan sumber daya dan pengendalian proses. Jika proses produksi menghasilkan limbah, seorang sarjana Teknik Kimia harus merancang sistem pengolahan limbah agar tidak merugikan lingkungan. Selain itu, seorang sarjana Teknik Kimia kuga dapat ditugaskan untuk melakukan peningkatan kapasitas produksi pabrik, misalnya dari 500 ton/tahun menjadi 1000 ton/tahun.

Prospek Kerja

- Industri Proses Kimia (misal Industri pupuk, pengolahan minyak bumi, kertas, polimer, gas, logam, makanan, obat-obatan, dll)
- Pabrik Pengelolaan Proses Kimia
- Jasa Rekayasa (Perancangan proses kimia, pengadaan peralatan pabrik, pengadaan bahan konstruksi, pembangunan pabrik kimia)
- Instansi Pemerintah
- Instansi Pendidikan
- Instansi / lembaga penelitian
- Bank
- Wirausaha

2. Teknik Fisika (Peminatan)

Dalam dunia industri seorang lulusan TF mempunyai kemampuan menjadi ”jembatan” bidang-bidang teknik yang lain. Dasar-dasar keilmuan TF yang lebih luas membuat teman-teman akan bisa menganalisa masalah yang melibatkan beberapa bidang teknik. Hal inilah yang merupakan salah satu keunggulan lulusan TF, jika nantinya teman-teman setelah kuliah memilih untuk berkecimpung dalam bidang industri yang kompleks.

Namun, bukan berarti seorang lulusan TF tidak memiliki keahlian spesifik. Bila orang berbicara tentang instrumentasi dan kontrol, maka lulusan TF lah yang pertama kali disebut. Bila orang membahas bidang akustik maka yang akan menjadi sorotan adalah lulusan TF. Tata cahaya atau lighting juga dikuasai oleh lulusan TF. Begitu pula dengan teknologi pendinginan ruangan (air conditioning) lulusan TF adalah iconnya.

Seorang Teknik Fisikawan memiliki ciri khas pengetahuan matematika, ilmu sains dan dasar rekayasa yang kuat, yang dengannya dapat melakukan analisa, perancangan dan rekayasa. Pengetahuan matematika yang dimaksud adalah sebagai alat, yang meliputi kalkulus dan matematika rekayasa, probabilitas dan statistik, dan metoda numerik. Sedangkan ilmu sains adalah dasar sains yang meliputi fisika, kimia dan ‘biologi’, serta sains rekayasa yang meliputi elektromagnetik, fisika modern dan kuantum, termodinamika, konversi energi, rangkaian elektrik dan elektronika, fenomena gelombang, fenomena transport, dan fisika material. Pengetahuan ilmu sains yang luas ini menjadi bekal untuk mengenali berbagai fase gejala fisika dari berbagai sistem rekayasa.

Prospek Kerja

- Perusahaan vendor seperti Honeywell dan Yokogawa.
- Perusahaan industri proses, seperti : MEDCO, TOTAL oil and gas, BADAK, Industri pupuk ( PT. PUSRI, PT. Pupuk Kujang, PT. Pupuk Kaltim), PT Pertamina, Indonesia Power, Krakatau Steel
- Perusahaan Kerekayasaan, seperti : PT Rekayasa Industri, Tripatra, INKA
- Perusahaan-perusahaan lainnya, seperti : Astra, Telkom, PLN.

3. Teknik Industri

Hal yang menjadi perhatian dalam merancang sistem integral ini adalah bagaimana kita mampu mengoptimalkan kinerja, dengan jargon yang sangat terkenal yaitu EFEKTIVITAS, EFISIENSI, dan PRODUKTIVITAS. Kita analogikan, sebuah pabrik yang beroperasi dan ternyata masih banyak sumber daya (orang, mesin, bahan baku) yang mengangggur, dengan ilmu-ilmu yang didapatkan di TI, maka seorang sarjana TI akan mampu merumuskan solusi agar kapasitas produksi tersebut bisa ditambah, bagaimana pekerjanya dapat bekerja dengan lebih nyaman dan baik, bagaimana produktivitas dapat ditingkatkan, dsb.

Dalam beroperasi semuanya selalu mengedepankan penghematan biaya, memuaskan pelanggan, dll yang pada dasarnya adalah berbicara mengenai efektivitas, efisiensi dan produktivitas. Oleh sebab itu TI juga belajar ilmu-ilmu manajemen dan ilmu sosial, seperti manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen SDM, ekonomi, akuntansi biaya, dan psikologi industri. Ilmu-ilmu ini diperlukan dalam rangka melakukan perancangan sistem integral.

 Hal ini didukung dengan cara pengajaran yang mengajak teman-teman untuk berpikir kritis dengan contoh-contoh konkret yang up to date serta proyek-proyek perancangan yang dikerjakan berkelompok.Contohnya bagaimana merancang tata letak pabrik; bagaimana mengembangkan aplikasi sistem informasi untuk perusahaan; bagaimana membuat proposal bisnis; bagaimana mengelola organisasi dengan berbagai permasalahannya, dsb.

Prospek Kerja

- Bidang produksi/ operasi dan penjaminan mutu
Lulusan TI sangat dibutuhkan khususnya untuk menangani perencanaan dan pengendalian produksi, pengendalian kualitas, pengembangan sistem manajemen kualitas. Hampir semua perusahaan membutuhkan ini, khususnya perusahaan manufaktur seperti Toyota Astra Motor, PT Rekayasa Industri, PT Krakatau Steel, dll.
- Bidang sistem informasi
Posisi yang biasanya diduduki lulusan TI misalnya staf IT, staf dalam pemasangan sistem informasi, bahkan banyak alumni yang membuka usaha di bidang software house. Perusahaan yang membutuhkan lulusan TI misalnya: SAP Indonesia, Oracle Telekomsel, Pertamina, P&G, dll.
- Bidang pemasaran
Beberapa posisi yang biasanya ditempati oleh lulusan TI misalnya market research, technical sales, dll. Misalnya di perusahaan P&G, Unilever, Nestle, Astra, dll.
- Bidang logistik
Perencanaan dan pengelolaan sistem distribusi merupakan bidang yang mulai banyak dimasuki oleh lulusan TI seperti di P&G, PT Semen Gresik, dll.
- Bidang manajemen sumber daya manusia
Pengelolaan sumber daya manusia mulai dari masalah rekruitmen, pengembangan sistem penggajian dan manajemen personalia termasuk pengembangan SDM dalam pelatihan. Alumni TI yang bekerja di bidang ini misalnya di PT Semen Padang, P&G, dll.
- Bidang keuangan (bank dan asuransi)
Misalnya BNI, Bank Mandiri, Bank Niaga, dsb.
- Bidang konsultasi manajemen
Misalnya Boston Consulting Group, Accenture, Nielsen Company, dsb.

4. Manajemen Rekayasa Industri (MRI) (Peminatan)

Manajemen Rekayasa Industri (MRI) adalah sub-keilmuan yang mengkombinasikan ilmu rekayasa (engineering) dengan keahlian manajemen untuk memimpin suatu tim yang berisi para ekspert dalam mengerjakan persoalan-persoalan pembaharuan sistem-sistem dalam suatu ssstem dan organisasi.

Seorang engineer kini tidak lagi menjalankan perannya sebagai seorang traditional engineer yang hanya berkutat dibidang teknis namun juga merangkap sebagai project managers, technical salespeople & lead system engineers yang melibatkan proses pendefinisian, perancangan, perintegrasian, pemasaran, dan pengujian kompleks sistem informasi teknologi-sentris.

Dibutuhkan sebuah keahlian khusus agar penemuan (Invention) tersebut sesuai kebutuhan, dapat diserap pasar dan dikomersialisasikan (Innovation). Hal tersebut tidaklah mudah. Dibutuhkan kecakapan ilmu multidimensi di bidang engineering, finance, public policy research, management, dll. yang mumpuni dan terintegrasi.

Prospek Kerja

Hampir sama seperti pada teknik industri

Wah yang ini terlanjur mager si bapak/ibu wkwk.


FTI-J


1. Teknik Pangan

Teknik Pangan adalah sub-keilmuan yang mempelajari bidang teknologi pengolahan pangan sehingga para lulusan diharapkan dapat memformulasikan masalah-masalah yang berhubungan dengan pemrosesan dan pengolahan pangan pada skala industri, memiliki pengetahuan tentang komponen pangan khas Indonesia, serta mengetahui pangan tandingan yang berasal dari dalam negeri.

Prospek Pekerjaan

- Bidang pengembangan produk pangan dan proses produksi pangan baru
- Bidang ekspansi pasar atau pembukaan jaringan distribusi industri pangan baru
- Penerapan sistem pemrosesan pangan dengan standar mutu
- Penerapan sistem food safety

2. Teknik Bioenergi dan Kemurgi

Teknik Bioenergi dan Kemurgi adalah sub-keilmuan yang mempelajari bidang keilmuan yang dapat memformulasikan masalah-masalah mengenai pemrosesan dan pengolahan bahan nabati menjadi bahan non-pangan pada skala industri, menciptakan sumber energi baru dan energi terbarukan, serta memanfaatkan kekayaan alam Indonesia secara efesien dan efektif dalam mengolah dan memanfaatkan sumber energi baru dan energi terbarukan.

Prospek Pekerjaan

- Bidang produksi energi alternatif
- Bidang teknologi pasca panen
- Bidang riset bioenergi

sumber: usm.itb.ac.id

Oiya untuk perihal prospek kerja ini kan yang buat karyawan prodi jadi wajar kalo ada yang lengkap dan tidak. Mungkin ada yang menganggap prospek kerja cukup umum dan ada yang sedetil mungkin. Jangan khawatir karena prospek kerja itu luas.

Apa itu FSRD ITB?


Fakultas yang akan dibahas kali ini adalah fakultas paling 'kreatif' dibanding yang lainnya. Memang jika diliat dari namanya sudah jelas bahwa fakultas ini butuh kreatifitas tinggi.

Sebelumnya gua kasih pemahaman dulu bahwa gua ga begitu tau tentang gimana kebiasaan maupun kegiatan akademik di FSRD ini. Jadi kalo salah ada baiknya diralat atau bahasa gaulnya CMIIW.

Apa itu FSRD ITB?

FSRD adalah singkatan dari Fakultas Seni Rupa dan Desain. FSRD ini punya 5 jurusan yaitu Seni Rupa, Kria, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, dan Desain Produk. Fakultas ini punya cara seleksi yang berbeda dengan fakultas lain.

Jika fakultas lain seleksinya hanya mengikuti sistem SNMPTN dan SBMPTN, di fakultas ini masih ada tes gambar yang wajib diikuti dan biasanya dilaksanakan di kampus ITB. Tes ini dilakukan untuk membuktikan bahwa sampel yang sebelumnya digambar bukanlah hasil orang lain.

First Impression

Fakultas ini merupakan fakultas yang cukup unik di ITB. Setiap mahasiswa/i nya yang gua pribadi liat punya gaya yang berbeda-beda. Istilahnya mereka punya gaya signature nya. Makanya itu yang gua bilang kalo fakultas ini cukup unik.

Oke lanjut ke jurusan aja, buat objektifnya silakan kunjungi sendiri hehe.

Jurusan


1. Seni Rupa

Seni Rupa merupakan ilmu yang mempelajari tentang keindahan, yaitu secara teori dan prakteknya. Beberapa hal yang akan teman-teman pelajari pada program studi Seni Rupa misalnya melukis, mematung, menggrafis, membuat keramik sampai penerapan ilmu-ilmu seni, seperti sejarah dan perkembangan Seni Rupa saat ini.

Banyak sekali hal-hal menarik yang akan teman-teman temui di dalam Seni Rupa saat teman-teman mempelajarinya. Lalu apa saja yang akan di pelajari di Seni Rupa FSRD-ITB? Sebagai institusi yang menggabungkan seni, sains dan teknologi, tentu saja teman-teman akan mendapatkan kajian-kajian terhadap Seni Rupa secara ilmiah lebih mendalam dan di sesuaikan dengan perkembangan seni. Pada program studi Seni Rupa FSRD-ITB bidang keilmuannya akan dibagi menurut studio-studio, di dalam program studi Seni Rupa ini terdiri dari empat studio yaitu seni lukis, seni grafis, seni patung dan seni keramik.

Di studio seni lukis teman-teman akan mempelajari teknis-teknis melukis dan mempelajari berbagai macam kecenderungan gaya lukis, di studio seni patung teman-teman akan mempelajari dasar-dasar mematung dan pemahaman akan material dan bentuk tiga dimensi, di studio seni grafis teman-teman akan mempelajari teknik-teknik cetak konvensional, fotografi dan cetak digital, di studio keramik teman-teman akan mempelajari teknik-teknik pembuatan bentuk tiga dimensi, tahap pewarnaan, sampai ke pada tahap pembakaran, dengan menggunakan material tanah liat.

Hal lain yang tidak kalah menarik dari Seni Rupa adalah jangkauan penelitian dan penggunaan material dalam proses pembuatan karya luas tidak terbatas, sehingga teman-teman dapat mengembangkan kreativitas dan rasa keingintahuan teman-teman. Misalnya saja, teman-teman yang tertarik untuk mengembangkan bakat pengolahan bentuk tiga dimensi maupun bentuk dua dimensi dapat memperdalam disini. Teman-teman yang tertarik tentang kajian teori-teori seni juga dapat mengembangkan minat tersebut, dengan memilih berkonsentrasi pada ilmu tersebut, dll.

Prospek Kerja

- Seniman
- Instansi Pemerintah atau Swasta
Lulusan Seni Rupa dapat bekerja sebagai pengajar dan peneliti di instansi pemerintah seperti : Perguruan tinggi Negeri, Departemen Pariwisata
- Galeri
Galeri-galeri pemerintah maupun swasta sebagai kurator, kritikus seni.
- Majalah Seni
Alumni Seni Rupa dapat menjadi chief editor masalah seni
- TV
Menjadi pengasuh acara seni dan budaya
- ART consultant
Alumni Seni Rupa dapat membuka sebuah usaha dibidang perencanaan karya-karya seni, seperti monumental
- Wiraswasta
Alumni Seni Rupa dapat menjadi art dealer dan art supply

2. Kria

Kria atau bahasa kerennya craft, merupakan bagian dari desain sekaligus seni. Dapat dikatakan posisi Kria itu berada di tengah-tengah desain dan seni. Bila desain memfokuskan hasil garapannya dari segi teknis dan nilai fungsional, dan seni lebih mengutamakan karya seni bernilai dengan filosofis serta makna atau pesan yang ingin disampaikan seniman kepada pengamat. Nah, Kria adalah mendesain suatu produk fungsional dengan sangat mengutamakan nilai estetika, kualitas desain dan makna atau pesan filosofisnya. Dahulu, benda-benda yang disebut produk kria adalah benda yang bernilai estetis tinggi dan biasanya diagungkan, misalnya keris, kain ulos, kain batik, dll. Sekarang, produk Kria lebih tetap menyerap nilai dan unsur tradisional pada produk-produknya untuk melestarikan citra tradisi Indonesia.

Masyarakat sering mengidentikkan kria dengan kerajinan, namun hal itu sangat berbeda, produk kria diproduksi dalam skala relatif kecil karena dalam proses pembuatannya memakan waktu yang cukup lama dan mengandalkan tenaga manusia/ ( handmade ) , jadi sifatnya eksklusif. Produk kria sulit dibajak atau ditiru, karena produk kria mengandalkan pekerjaan tangan. Hal ini menjadi letak keunikan produk Kria, karena pekerjaan tangan lebih personal, maka tidak ada produk yang sama persis.

Prospek kerja

- Fabric desainer ;
- Desainer kain, sebagai desainer kain; teman-teman dapat mengolah permukaan tekstil dengan mengaplikasikan teknik-teknik tekstil seperti tie dye, batik,dll. Atau bisa juga melakukan penggabungan beberapa teknik. Selain itu tugasnya adalah mengolah benang yang akan dijadikan kain sebagai bahan utama pembuatan produk. Fabric desainer memenuhi kebutuhan bahan bagi fashion desainer untuk digunakan pada rancangannya. Seringkali, para fashion desainer kesulitan merealisasikan imajinasi & keinginannya pada kain sebagai rancangan desain karena kurangnya tenaga profesional yang khusus mengolah disiplin ilmu tekstil.
- Seniman kria; seniman kria mengolah bahan-bahan tekstil seperti serat alam dengan teknik tertentu untuk dinikmati sebagai elemen estetis yang berfungsi dekoratif.
- Konsultan desainer; sebagai konsultan kria tekstil meramalkan kreasi-kreasi kain yang akan disukai pasar, mencakup warna, motif dan bahan. Biasanya konsultan banyak diperlukan pabrik-pabrik industri dalam skala yang cukup besar.
- Interior fabric desainer ; lulusan kria juga dapat mensuplai kebutuhan perlengkapan interior, sama seperti fashion desainer, desainer interior juga seringkali kesulitan mengolah produk interior yang berbahan tekstil seperti: bahan sofa, kap lampu, tirai, karpet, dll. Desainer interior dibutuhkan klien untuk menciptakan kesan tertentu, bila tidak ditunjang dengan meterial yang cocok desainer interior pun akan kesulitan merealisasikan rancangannya.
- Wirausaha / pengusaha; misalnya pengusaha pembuatan kain batik, industri sepatu kulit, butik, distro, perlengkapan interior atau sanggar pembuatan keramik seperti F.X Widayanto.
- Fashion desainer
- Fashion Editor & Wardrobe

3. Desain Interior

Desain Interior merupakan sebuah program studi yang berada pada Fakultas Seni Rupa dan Desain di ITB. Seperti halnya pada program studi lain yang terdapat pada FSRD, Desain Interior juga menekankan pada mahasiswa dan calon mahasiswanya untuk dapat berpikir cepat, kritis, akurat dan yang paling utama adalah kreatif. Di Program Studi Desain Interior teman-teman akan belajar tentang hubungan antara manusia dengan ruang yang dihuni atau digunakan.

Sebagai contoh sederhana adalah bagaimana menciptakan ruang yang sesuai dengan sifat pengguna dan jenis kegiatannya, ruang tersebut harus mampu mendukung semua kebutuhan pengguna termasuk meningkatkan mood pengguna. Coba bayangkan bila terdapat suatu ruang kerja untuk seorang dokter gigi di mana seluruh dinding, langit-langit dan lantainya berwarna hitam, dan hanya terdapat satu titik cahaya di dalamnya. Pasti produktivitas kerjanya tidak akan baik. Lebih jauh lagi, apabila ruang tersebut untuk dokter gigi dimana pasiennya adalah anak-anak balita, tentu desain ruang tidak cukup hanya berupa ruang yang terang dan berisi peralatan kedokteran yang lengkap, karena anak-anak balita memiliki sifat khusus yang berbeda dengan orang dewasa. Oleh karena itu ruang tersebut harus cukup menyenangkan dan tidak menakutkan bagi anak-anak.

Tapi di Program Studi Desain Interior teman-teman tidak hanya akan mempelajari hal itu saja, masih sangat banyak kuliah dan pengetahuan yang lain. Seperti merancang meubel dan furnitur baik yang tradisional ataupun yang modern, aspek perilaku manusia, etika berprofesi, budaya, sejarah, konstruksi bangunan, tata cahaya dan suara dan masih banyak lagi aspek ruang lainya yang dipelajari. Selain itu disiplin, etika, dan dedikasi teman-teman terhadap pekerjaan juga akan dilatih. Yang jelas, Desain Interior adalah sebuah program studi yang menyenangkan.

Prospek Kerja

- Interior designer
- Architecture and interior design consultant
- Contractor
- Kitchen & pantry specialist
- Bathroom specialist
- Bedroom specialist
- Moving interior (vehicle) specialist
- Exhibition designer
- Interior designer for house, office, hospital, hotel.

4. Desain Komunikasi Visual (DKV)

Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah cabang ilmu desain yang mempelajari konsep komunikasi dan ungkapan kreatif, teknik dan media dengan memanfaatkan elemen-elemen visual ataupun rupa untuk menyampaikan pesan untuk tujuan tertentu (tujuan informasi ataupun tujuan persuasi yaitu mempengaruhi perilaku). Yang menarik dari sini adalah seorang sarjana DKV harus bisa mengolah pesan tersebut secara efektif, informatif dan komunikatif.

Banyak hal-hal mendasar yang dipelajari di program studi DKV. Mengembangkan bentuk bahasa visual (bermain gambar), mengolah pesan (bermain kata) keduanya untuk tujuan sosial maupun komersial, dari individu atau kelompok yang ditujukan kepada kelompok lainnya. Visual berwujud kreatif dan inovatif, sementara inti pesan harus komunikatif, efisien dan efektif saling mendukung agar tersampaikan dengan baik pada sasaran.

Cakupan pekerjaan desain komunikasi sangat luas, antara lain: mulai dari label produk / makanan, desain logo yang mencitrakan sebuah lembaga / perusahaan (branding), paket promosi dan kampanye sebuah program, hingga membuat iklan di media massa, dsb.

Berbeda dengan seni murni (dalam hal ini seni grafis) yang karya seninya dibuat sebagai ungkapan ekspresi sang seniman, maka karya seni yang dihasilkan oleh seorang desainer komunikasi visual lebih ditekankan dengan konsep yang bermaksud-tujuan dan ditujukan untuk khalayak yang disasar (target audience).

Setelah melalui berbagai mata kuliah dasar komunikasi visual, pada semester 6, teman-teman akan dijuruskan pada 3 jalur minat program studi, yaitu:
Komunikasi Grafis
Komunikasi Visual Periklanan
Komunikasi Multimedia

Pada dasarnya Komunikasi Grafis dan Komunikasi Visual Periklanan mengolah bahasa visual pada media statis / diam. Kemampuan komunikasi, tipografi, ilustrasi, fotografi menjadi faktor yang harus dikuasai. Desainer Grafis mampu membuat logo, desain majalah / surat kabar, rambu (sign system), desain kemasan, paket promosi produk dan lain-lain dengan keahliannya tersebut.

Desainer Iklan mampu bermain visual dengan menarik dan efisien untuk tujuan persuasi. Mengemas citra sebuah produk / program / kampanye dengan bahasa visual yang baik, yang bermuara pada perubahan perilaku sasaran yang dituju.

Sementara Komunikasi Multimedia mengarah pada media dinamis berbasis waktu dan suara (audio). Animasi, desain web, media interaktif hingga peyutradaraan film adalah contoh pekerjaan desainer multimedia. Dasar-dasar komunikasi visual teraplikasikan secara dinamis dalam karya multimedia.

Prospek Kerja

- Sebagai wirausaha maupun freelancer : desainer grafis, ilustrator, fotografer, animator, web designer dsb.
- Biro konsultan desain (graphic house)
- Biro iklan (advertising)
- Rumah produksi (production house).
- Stasiun TV.
- Percetakan dan penerbitan.
- Hubungan Masyarakat (public relation) lembaga swasta dan pemerintah.

5. Desain Produk

Desain produk merupakan program studi yang mempelajari pembuatan “produk” bagi kebutuhan manusia secara inovatif. Program studi ini memfasilitasi teman-teman untuk membuat produk-produk yang nyaman digunakan, indah dipandang, dan ekonomis. Desain produk menyediakan beberapa pilihan keilmuan seperti Desain Produk Peralatan & Produk Konsumen, Desain Sarana/ Perkakas Lingkungan, Desain Alat Transportasi, Desain Digital dan Desain Kerajinan. Pilihan keilmuan tersebut akan sangat berhubungan dengan kehidupan manusia.

Desain Produk Peralatan & Produk Konsumen merupakan bidang keilmuan yang akan berkecimpung dalam pembuatan produk peralatan & produk konsumen. Berdasarkan nama yang digunakan produk-produk yang dihasilkan lebih dekat dengan aktivitas manusia sehari-hari.

Teman-teman juga dapat mempelajari berbagai macam desain produk yang berhubungan dengan sarana/ perkakas lingkungan. Produk-produk tersebut dimasukkan ke dalam satu bagian khusus karena produk-produk yang berhubungan dengan lingkungan tentu akan sangat berhubungan dengan fungsi dari sarana/perkakas lingkungan. Oleh sebab itu, pendekatan dari bidang ilmu terkait akan menjadi landasan desainnya.

Kursi yang kita gunakan di sehari-hari akan membutuhkan kriteria nyaman dan indah, namun tidak semuanya demikian. Coba bayangkan jika teman-teman duduk di kursi kayu dengan ukiran pada pesawat, tidak terbayang sakit punggung yang akan diderita oleh penumpang ketika sampai di tempat tujuan. Ternyata keindahan saja tidak cukup, tetapi juga harus ergonomis, nyaman dan sesuai dengan kebutuhan.

Bayangkan jika telepon selular yang kita gunakan bentuknya seperti trapesium atau kerucut. Oleh sebab itu dibutuhkan desainer yang paham tentang kenyamanan penggunaan barang digital tapi tidak mengganggu fungsi dari barang tersebut. Ada berbagai macam kerajinan yang merupakan hasil karya anak bangsa yang tingkat keragaman budayanya sangat tingggi. Akan tetapi perlu diingat kerajinan tidak hanya ditekankan pada keindahan tetapi juga fungsinya.

Prospek Kerja

- Industrial designer (desainer yang bekerja secara teamwork dan lintas disipilin dalam suatu libang industri)
- Industrial design entrepreneur (wirausahawan desain yang diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat luas)
- Industrial design researcher (peneliti, konsultan ahli di bidang desain produk industri). Para alumni Desain Produk bekerja dan menjadi tenaga ahli di lingkungan industri manufaktur, industri BUMN, konsultan desain, industriawan, biro perencanaan, lembaga penelitian, lembaga Pemerintah, Bank, Rumah Produksi, Dosen PTN-PTS, Penerbitan, Industri Kecil, Lembaga Swadaya Masyarakat di bidang Desain atau menjadi desainer lepas (wirausahawan).

sumber: usm.itb.ac.id


Oiya untuk perihal prospek kerja ini kan yang buat karyawan prodi jadi wajar kalo ada yang lengkap dan tidak. Mungkin ada yang menganggap prospek kerja cukup umum dan ada yang sedetil mungkin. Jangan khawatir karena prospek kerja itu luas.

Semoga bermanfaat!

Apa itu SBM ITB?


Kali ini gua bakal bahas tentang SBM ITB, kalo kalian udah masuk di ITB terkadang suka ketuker-tuker antara SBM yang fakultas sama SBMPTN hehe. Makanya biasanya sebelum lanjut ngobrol dipastiin dulu "SBM apa nih maksudnya?".

Sebelumnya gua kasih pemahaman dulu bahwa gua ga begitu tau tentang gimana kebiasaan maupun kegiatan akademik di SBM ini. Jadi kalo salah ada baiknya diralat atau bahasa gaulnya CMIIW.

Apa itu SBM ITB?

SBM adalah singkatan dari Sekolah Bisnis dan Manajemen. Lah ini institut teknologi kok ada bisnis dan manajemennya??? 

Semakin berkembangnya teknologi, semakin berubah juga konsep yang dibuat. ITB kini bukan hanya ingin memproduksi mahasiswa yang menjadi 'pekerja' di perusahaan ternama. Namun justru membuat lapangan pekerjaan, ya walaupun sebenarnya semua jurusan dapat membuka lapangan pekerjaan. 

Itu salah satu diantara banyak faktor dibentuknya fakultas ini.

First Impression

Mahal dan ga teknik. Itu kalo dari pendapat gua pribadi, bukan menjelek-jelekan tapi memang gua kurang suka aja. Terutama mahalnya itu bro, gakuat wkwk. 

Kebetulan dari SMA gua, SMA 89 tercinta pas angkatan gua ada dua orang yang masuk ITB dan temen gua itu masuk SBM. Sering dia cerita kalo SBM itu Sekolah Bernyanyi dan Menari, jadi sepertinya di SBM ini mata kuliahnnya cukup menyenangkan. Tapi ya ga main-main juga mungkin itu cuma salah satu matkul aja.

Selain itu banyak guyonan dari anak SBM sendiri tentang kepanjangan dari SBM. Yakni Sekolah Bikin Miskin. Namanya juga lawakan jangan terpelatuq yak. Dengan biaya 0 atau 20 juta rupiah per semester kalian bisa lulus dalam waktu 3 tahun. Ya 0 atau 20 juta, bukan sampai. Begitu kata temen gua. 

Lulus dalam 3 tahun?? Iya, jadi SBM itu ada semester pendeknya. Kalo gasalah 3-3-2 formasi semester tiap tahunnya. Tapi biaya yang dikeluarkan ini bener-bener worth it. Silakan coba sendiri ya hehe.

Oke gua lanjut langsung ke sesi karyawan fakultas...

Jurusan


1. Manajemen

Teman-teman mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata globalisasi. Dan mungkin sebagian teman-teman juga sudah mengetahui bahwa globalisasi menuntut pemenuhan kebutuhan dalam menyediakan produk dan servis yang lebih baik dengan dengan harga yang lebih murah. Tentunya ini merupakan suatu tantangan besar bagi kita dalam memperkuat perekonomian bangsa. Sehingga dibutuhkan orang-orang yang bisa menjadi pemimpin yang berjiwa entrepreneur yang bisa mengambil keputusan dengan cepat dan mampu mengaplikasikan ide-ide kreatif yang dimilikinya untuk menjawab kebutuhan tersebut. Dan melalui program studi bisnis dan manajemen, ITB menjawab tantangan itu.

Untuk menjawab tantangan di atas, selain business skills, juga diperlukan pengembangan terhadap kemampuan intrapersonal. Karena, dewasa ini pengusaha yang sukses perlu untuk membangun jaringan yang luas sebagai salah satu faktor yang berkontribusi terhadap reputasi dan kesuksesan bisnisnya. Berhubungan dengan banyaknya orang yang mempunyai latar belakang, budaya, dan kebangsaan yang berbeda juga menuntut kita untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerjasama dengan orang lain. Oleh karenanya, dari tingkat pertama sampai tingkat tiga, SBM ITB mengembangkan pendidikan dengan orientasi kerja tim dan kemampuan intra dan interpersonal.

SBM ITB juga mengemas pendidikan bisnis dan manajemen ini ke dalam bentuk yang menarik sehingga mudah dimengerti dan dipahami. Salah satunya dengan adanya field trip. Pada kegiatan ini, teman-teman akan melakukan kunjungan selama tiga hari di suatu daerah. Di sana, teman-teman akan melakukan survey mulai dari kehidupan di daerah tersebut sampai masalah lingkungan yang mereka temui. Kemudian setiap grup yang telah dibentuk sebelumnya, membuat solusi-solusi yang dapat dipakai untuk menyelesaikan masalah ini.

Sesuai dengan visi SBM, yaitu, menjadi institusi yang melahirkan pemimpin-pemimpin dan entrepreneur baru, maka SBM telah merancang mata kuliah IBE ( Integrated Business Experience ). Disini teman-teman akan berkesempatan mendapatkan pengalaman menjalankan bisnis sendiri dengan menggunakan modal peminjaman dari bank. Teman-teman natinya diharuskan membuat proposal peminjaman dan menyiapkan jaminan untuk ke bank dan bank akan menyetujui pinjaman tersebut apabila usaha yang telah teman-teman rancang, memungkinkan untuk dilaksanakan. Ketika uang pinjaman yang telah disetujui ada di tangan, kemudian teman-teman harus mengimplementasikan apa yang telah direncanakan di proposal sebelumnya. Tentunya diperlukan integrasi ilmu-ilmu yang telah dipelajari seperti manajemen operasional, hukum bisnis, kode etik perusahaan, manajemen sumber daya manusia, dan informasi teknologi. Jika bisnis tersebut berjalan dengan sukses, maka keuntungan yang didapatkan akan digunakan untuk kegiatan sosial.

Prospek Kerja

- Entrepreneur
Dari pengalaman yang telah didapatkan dari mata kuliah IBE , para alumni SBM ITB akan siap untuk memulai bisnis dari awal.
- Konsultan
Dengan bekal pengetahuan yang didapat selama masa kuliah, alumni SBM ITB dapat berkiprah menjadi konsultan bisnis dan manajemen. Bisa berupa konsultan marketing, konsultan human resource, konsultan keuangan.
- Bidang Keuangan
Alumni SBM juga bisa berkiparah di bidang keuangan. Bidang ini dimiliki setiap perusahaan, auditor publik, dan juga bank.
- Industri Jasa maupun Manufaktur
Kemampuan manajemen dibutuhkan di setiap bidang industri, karena itu alumni SBM akan sangat dibutuhkan berbagai bidang industri.

2. Kewirausahaan (Peminatan)

Program Studi Sarjana Kewirausahaan adalah kesatuan rencana belajar yang mengkaji, menerapkan, dan mengembangkan ilmu mengenai daur perkembangan usaha, mulai dari identifikasi peluang, pencarian gagasan kreatif, perencanaan usaha, usaha mula, sampai pengembangan usaha yang inovatif, dengan risiko yang terukur.

Kewirausahaan adalah sebuah disiplin ilmu tentang siklus hidup usaha atau bisnis mulai dari gagasan, perencanaan, hingga menjalankan usaha yang berhasil. Ilmu dasar kewirausahaan mencakup model bisnis, teori inovasi, perencanaan bisnis, penanganan risiko, investasi dan pendanaan, negosiasi dan legalitas bisnis, perintisan bisnis, dan pengembangan bisnis.

Profil lulusan Program Studi Sarjana Kewirausahaan dapat mengisi berbagai kegiatan kewirausahaan sebagai pewirausaha mula, perancang bisnis, konsultan bisnis, pengembang bisnis, investor, pewirausaha sosial, pewaralaba, analis kredit, pendamping bisnis, dan pembuat kebijakan kewirausahaan. Berbeda dengan sarjana manajemen yang berpusat pada peningkatan kinerja sistem bisnis yang sudah mapan, sarjana kewirausahaan menaruh perhatian pada daur perkembangan usaha yang belum ada atau masih dalam tahap gagasan. Program studi sarjana kewirausahaan bukan hanya menguasai konsep teoritis model bisnis dan perencanaan bisnis tetapi juga mampu memulai bisnis baru dan membuat strategi pengembangan bisnis.

Prospek Kerja

- Entrepreneur
Dari pengalaman yang telah didapatkan dari mata kuliah IBE , para alumni SBM ITB akan siap untuk memulai bisnis dari awal.
- Konsultan
Dengan bekal pengetahuan yang didapat selama masa kuliah, alumni SBM ITB dapat berkiprah menjadi konsultan bisnis dan manajemen. Bisa berupa konsultan marketing, konsultan human resource, konsultan keuangan.
- Bidang Keuangan
Alumni SBM juga bisa berkiparah di bidang keuangan. Bidang ini dimiliki setiap perusahaan, auditor publik, dan juga bank.
- Industri Jasa maupun Manufaktur
Kemampuan manajemen dibutuhkan di setiap bidang industri, karena itu alumni SBM akan sangat dibutuhkan berbagai bidang industri.

Yaampun ini copas si bapak/ibu karyawan wkwk. Sekian dari gua semoga bermanfaat.

Oiya untuk perihal prospek kerja ini kan yang buat karyawan prodi jadi wajar kalo ada yang lengkap dan tidak. Mungkin ada yang menganggap prospek kerja cukup umum dan ada yang sedetil mungkin. Jangan khawatir karena prospek kerja itu luas.

Apa itu STEI ITB?


Nah kali ini bakal bahas fakultas yang sebenar-benarnya keinginan gua. Ya, STEI. Cuma sadar akan kemungkinan masuknya yang lebih sulit daripada FTTM. Buat yang suka hal-hal digital pasti ini pilihan kalian di ITB.

Sebelumnya gua kasih pemahaman dulu bahwa gua ga begitu tau tentang gimana kebiasaan maupun kegiatan akademik di STEI ini. Jadi kalo salah ada baiknya diralat atau bahasa gaulnya CMIIW.

Apa itu STEI ITB? 

STEI adalah singkatan dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika. Lagi-lagi masih belum paham mengapa namanya sekolah. STEI ini terdiri dari 6 jurusan yaitu Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Tenaga Listrik, Teknik Telekomunikasi, Sistem dan Teknologi Informasi, dan Teknik Biomedis.

Dari enam jurusan tersebut ada tiga jurusan yang cukup baru yakni Teknik Tenaga Listrik, Teknik Telekomunikasi, dan Teknik Biomedis. STEI ini punya TKR (Tingkat Kesulitan Relatif) tertinggi saat tahun 2015. Kurang tahu sekarang masih sama apa ngga soalnya bisa liat cuma kalo ada perwalian waktu masih TPB.

Oiya mungkin gua kasih sedikit pandangan buat bedain beberapa jurusan yang ada hubungan erat di STEI ini.

Untuk Elektro dan Tenaga Listrik ini berbeda karena Elektro lebih mengarah ke Elektronika yang umum. Sedangkan Tenaga Listrik dikhususkan ke pembangkit listrik, dan hal yang semacamnya. CMIIW.

Untuk Teknik Informatika dan STI perbedaannya jika Informatika lebih umum, lebih ke rekayasa. Sedangkan STI mengarah ke Teknologi nya. Gua kurang ngerti jelasnya, yang pasti STI lebih khusus. CMIW.

First Impression

Pandangan gua fakultas STEI ini mantap. Waktu dulu OSKM ada semacam pengenalan dari masing-masing jurusan dan sebagai seorang tukang main game kaya gua ya gua terkesima. Semacam ingin pindah jurusan tapi susah, kalo dulu milih STEI pasti ga keterima. Yasudahlah.

Nah anak-anak STEI ini terkenal sama nilai-nilai TPB nya yang tinggi. Selain itu STEI itu jurusannya modern semua. Cari kerja? Harusnya banyak pilihan, walau saingan yang berat juga banyak dari perguruan tinggi lain.

Mungkin kita lanjut ke jurusan aja ya, takut STEI jadi overrated karena impresi awal gua..

Jurusan


1. Teknik Elektro

Bidang Teknik Elektro adalah salah satu bidang rekayasa yang sangat berpengaruh dalam perkembangan peradaban manusia dalam seratus tahun terakhir ini. Kontribusi Teknik Elektro diperkirakan akan terus dalam masa yang akan datang. Terbukanya berbagai usaha manusia hanya dimungkinkan dengan adanya teknologi yang dikembangkan oleh Teknik Elektro.

Lulusan Teknik Elektro adalah agen transformasi yang sangat dibutuhkan dengan memberikan praktek kerekayasaan yang terbaik dalam setiap aspek kerekayasaan seperti operasi dan pemeliharaan, perancangan dan inovasi produk baru, melakukan riset yang paling terkini, dan lain-lain. Kebutuhan akan lulusan Teknik elektro adalah salah satu yang paling tinggi diantara bidang rekayasa lainnya.

Program Studi Teknik Elektro di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika memiliki staf pengajar yang terhormat dalam setiap bidang keahliannya baik dalam pendidikan maupun penelitian. Mereka melakukan aktivitas riset dalam berbagai bidang yang amat luas, diantaranya adalah kendali otomatis, teknik biomedik, komunikasi, computer aided design (CAD), pengolahan citra dan machine vision, sistem computer dan jaringan, pengolahan sinyal dijital, elektronika, teknik tenaga, teknologi informasi, sistem intellijen, pengolahan parallel dan terdistribusi, material mikroelektonik dan devais, microwave engineering dan perancangan VLSI.

Tujuan Program Studi Teknik Elektro adalah menghasilkan lulusan yang memiliki:
- Pengetahuan Teknis: memberikan pengetahuan dasar dalam prinsip-prinsip teknik elektro yang didukung juga dengan pengetahuan pendukung yang dibutuhkan seperti matematika, sains, komputasi, dan dasar-dasar teknik.
- Keterampilan Laboratorium dan Desain: membangun keterampilan-keterampilan dasar yang dibutuhkan untuk melakukan dan mendesain percobaan. Membangun kemampuan untuk memformulasikan masalah serta proyek serta me-rencanakan proses penyelesaian masalah dengan memanfaatkan pengetahuan teknis dan keterampilan yang berbeda-beda.
- Keterampilan Berkomunikasi: membangun kemampuan untuk mengorganisasi dan menampilkan informasi, dan menulis serta berbicara secara efektif dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
- Persiapan untuk Profesi: Memberikan apresisasi terhadap spektrum masalah yang luas yang terdapat pada lingkungan kerja, termasuk kerjasama tim, kepemimpinan, safety, etika, pelayanan, ekonomi, kesadaran lingkungan dan organi-sasi profesional.
- Persiapan untuk Tingkat Pendidikan yang Lebih Tinggi: memberikan keluasan dan pendalaman yang memadai untuk menjamin keberhasilan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi, atau untuk pembelajaran seumur hidup.
- Persiapan untuk pembangunan industri nasional: memberikan dasar yang cukup untuk berperan aktif dalam pembangunan teknik elektro dan industri lain yang terkait di Indonesia.

Prospek Kerja

Lulusan kami mendapatkan pekerjaan dalam berbagai sektor perekonomian, diantaranya interactive & digital media, digital & wireless communications, embedded system, electronics industry, intelligent system, IC Design & manufacturing, manufacture, internet technology, multimedia, signal processing, control & automation, energy systems, oil & gas industry, dan biomedical engineering. Beberapa diantara lulusan kami bahkan telah menjadi wiraswatawan yang berhasil. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai insitusi finasial dan konsultan juga tertarik dengan lulusan kami.

2. Teknik Informatika

Pada era globalisasi sekarang ini, IT (Information Technology) sudah menjadi kebutuhan mutlak bagi setiap organi-sasi termasuk perusahaan baik di bidang jasa maupun barang dan juga pada organisasi nirlaba. Selain itu, teknologi ini juga merupakan salah satu ilmu yang mampu menyentuh masyarakat secara perorangan seperti misalnya dalam komunikasi, hiburan dan pendidikan. Oleh karena itu, kebutuhan tenaga kerja profesional di bidang Teknik Informatika ini sangat tinggi baik di tingkat nasional maupun internasio-nal. Selain diserap oleh pasar tenaga kerja, seorang lulusan Teknik Informatika juga dapat dengan mudah menjadi seorang entrepreneur dengan keahlian dan kreativitasnya di bidang ilmu Informatika.

Terbentuknya Program Studi Teknik Informatika di ITB diawali dengan penggunaan komputer di bawah pengelolaan Pusat Komputer ITB. Didukung oleh semangat dan kemauan berkembang, pendidikan formal tentang komputer dimulai dengan dibukanya Pendidikan Ahli Teknik Jurusan Penggunaan Komputer (PAT-JPK) pada tahun 1978.

Prospek Kerja

Bidang yang dapat ditekuni seorang sarjana Teknik Informatika cukup beragam, antara lain:
- Software Engineer
Berperan dalam pengembangan perangkat lunak untuk berbagai keperluan. Misalnya perangkat lunak untuk pendidikan, telekomunikasi, bisnis, hiburan dan lain-lain, termasuk perangkat lunak untuk model dan simulasi.
- System Analyst dan System Integrator
Berperan dalam melakukan analisis terhadap sistem dalam suatu instansi atau perusahaan dan membuat solusi yang integratif dengan memanfaatkan perang­kat lunak
- Konsultan IT
Berperan dalam perencanaan dan pengevaluasian penerapan IT pada sebuah organisasi.
- Database Engineer / Database Administrator
Berperan dalam perancangan dan pemeliharaan basis data (termasuk data warehouse) untuk suatu instansi atau perusahaan
- Web Engineer / Web Administrator
Bertugas merancang dan membangun website beserta berbagai layanan dan fasilitas berjalan di atasnya. Ia juga bertugas melakukan pemeliharaan untuk website tersebut dan mengembangkannya.
- Computer Network / Data Communication Engineer
Bertugas merancang arsitektur jaringan, serta melakukan perawatan dan pen­gelolaan jaringan dalam suatu instansi atau perusahaan.
- Programmer
Baik sebagai system programmer atau application developer, sarjana informa­tika sangat dibutuhkan di berbagai bidang, misalnya bidang perbankan, teleko­munikasi, industri IT, media, instansi pemerintah, dan lain-lain.
- Software Tester
Terkait dengan ukuran perangkat lunak, sarjana informatika dapat juga berperan khusus sebagai penguji perangkat lunak yang bertanggung jawab atas kebenar-an fungsi dari sebuah perangkat lunak.
- Game Developer
Dengan berbagai bekal keinformatikaan yang diperolehnya termasuk computer graphic, human computer interaction, dll, seorang sarjana informatika juga dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak untuk multimedia game.
- Intelligent System Developer
Dengan berbagai teknik artificial intelligence yang dipelajarinya, seorang sarjana informatika juga dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak yang intelejen seperti sistem pakar, image recognizer, prediction system, data miner, dll.
Selain bidang-bidang profesional di atas, sarjana Teknik Informatikajuga dapat bekerja di bidang lainnya. Misalnya di bidang pendidikan atau dalam bidang keilmuan dengan menjadi peneliti di lembaga-lembaga penelitian seperti di LIPI, BPPT, dan Badan Penelitian dan Pengembangan di perusahaan.

3. Teknik Tenaga Listrik

Perkembangan di bidang ilmu teknik ketenagalistrikan berlangsung cepat pada beberapa dekade terakhir. Hal ini antara lain dipicu oleh semakin pentingnya listrik di dalam kehidupan modern. Boleh dikata bahwasanya aktifitas ke­hidupan umat manusia semakin takterpisahkan dari tenaga listrik. Namun di sisi lain, energi primer menjadi semakin ma­hal pula, sehingga dalam pengusahaan listrik perlu dikem­bangkan teknologi guna mencapai konversi energi primer ke listrik yang efisien.

Dampak dari peningkatan efisiensi tersebut maka ilmu dan teknologi di bidang teknik ketenagalistrikan juga berkembang cepat. Demikian pula, perkembangan teknologi di bidang teknik elektronika daya yaitu dengan dikembangkannya teknologi kompo­nen dan perangkat keras kendali di bidang elektronika daya juga telah memicu riset dan pengembangan konsep konservasi energi yang lebih baik dan andal.

Sementara itu, dalam hal pengusahaan energi listrik dan pengoperasian sistem tenaga listrik masa kini dan yang akan datang, teknologi informasi dan komputer semakin nyata dan mutlak diperlukan. Program Studi Teknik Tenaga Listrik akan memiliki lulusan dengan kualifikasi kompetensi sebagai berikut:
- mempunyai basis pengetahuan teknik tenaga listrik yang kuat se­hingga mampu dengan cepat mengi­kuti perkembangan ipteks, khusus­nya dalam bidang ketenagalistrikan, memiliki potensi berkembang dan mampu belajar sepanjang hayat
- memiliki kompetensi dalam aplikasi ilmu matematik dan ilmu sains dasar untuk menyelesaikan masalah ke­tenagalistrikan
- mampu mengembangkan metoda enjiniring melalui kemampuan mem­formulasikan masalah dan mencari alternatif solusi masalah khususnya bi­dang ketenagalistrikan; untuk tujuan ini maka kandungan desain enjiniring yang berbasis pada permasalahan nyata mendapatkan penekanan penting dalam program studi teknik tenaga listrik
- memiliki pemahaman yang baik akan arah perkembangan (trends) dan dampak dari teknologi, khususnya teknologi ketenagalistrikan, dalam ma­syarakat dan lingkungan kehidupan
memiliki kemampuan untuk me­nyelesaikan tugas secara mandiri dan terprogram, melalui proses pembelaja­ran teori, praktika di laboratorium dan projek tugas akhir
- memiliki norma dan etika enjinir­ing yang baik dan terpercaya memiliki wawasan berfikir interdisipliner dan ket­erampilan komunikasi yang baik agar dapat berkarya secara efektif di industri, di perusahaan ketenagalistrikan, dan di bidang pendidikan dan penelitian.

Prospek Kerja

- PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
- Perusahaan pembangkitan tenaga listrik, independent Power Plant Company (IPP), seperti PT Indonesia Power, PT Pembangkitan Jawa-Bali, serta berbagai IPP Swasta
- Industri peralatan listrik, seperti pabrik-pabrik transformator, mesin l;istrik, kabel, kubikel dan peralatan kendali dan proteksi, serta pemanfaatan tenaga listrik
- Perusahaan yang mempunyai sistem suplai tenaga listrik, seperti PT Pertamina, PT CPI, PT INCO, serta perusahaan minyak dan pertambangan lainnya
- Industri yang padat tenaga listrik, seperti pabrik tekstil, baja, dll.
- Perusahaan konsultan, kontraktor, jasa operasi dan pemeliharaan sistem dan peralatan tenaga listrik.

4. Teknik Telekomunikasi (Peminatan)

Bidang telekomunikasi berkembang pesat selama 3 dekade terakhir. Perkembangan satu dasawarsa mendatang diperki­rakan akan makin pesat, terutama dalam bidang-bidang telekomunikasi nirkawat, konvergensi antara telekomunikasi & komputer, dan tuntutan berbagai layanan (services) baru yang dipicu oleh perkembangan Internet. Akselerasi perkem­bangan ini terutama disebabkan oleh kemajuan teknologi komponen dan teknologi komputer.

Disamping itu, peruba­han-perubahan tersebut juga didukung oleh tuntutan pasar yang mendesak (market-pull) akibat globalisasi. Dalam tata­ran global, infrastruktur telekomunikasi akan menjadi ”pusat sistem syaraf” dari globalisasi ekonomi. Sedangkan dalam konteks nasional, telekomunikasi dan sistem aplikasinya akan menjadi teknologi kunci dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing nasional.

Program Studi Teknik Telekomunikasi akan memiliki lulusan dengan kualifikasi kompetensi sebagai berikut:
- Memiliki dasar-dasar ilmu yang luas yang diperlukan untuk memahami akibat dari solusi teknik telekomunikasi yang diberikannya terhadap masalah-masalah sosial dan ling­kungan.
- Memiliki kemampuan untuk menganalisis dan menyele­saikan masalah-masalah praktis teknik telekomunikasi dengan menggunakan teknik, keahlian (skill), dan alat bantu modern, berbasis pada pengetahuan dasarnya berupa Matematika, Sains dan Kerekayasaan.
- Memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi, memfor­mulasikan, dan menyelesaikan masalah-masalah teknik telekomunikasi melalui proses-proses inovatif yang men­cakup tahap-tahap perencanaan, spesifikasi, perancan­gan, implementasi, dan verifikasi, pembiayaan, penjadwa­lan, keamanan, dan kualitas layanan (Quality of Service) yang terjamin.
- Memiliki kemampuan untuk merancang dan melakukan percobaan dalam sains dan kerekayasaan, serta mampu menganalisis dan menginterpretasikan hasil.
- Memiliki kemampuan untuk berfungsi dan berkomunikasi, baik secara individu maupun dalam tim multidisiplin.
- Memiliki kemampuan untuk memahami tanggung jawab profesional dan etika, serta menyadari kebutuhan dan ke­mampuan untuk belajar seumur hidup (lifelong learning).
- Memiliki pengalaman di lingkungan akademik yang me­nyediakan dan mendorongnya untuk belajar.
- Memiliki pemahaman terhadap perkembangan-perkem­bangan terkini dari bidang teknik telekomunikasi

Prospek Kerja

- Pertumbuhan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia berkembang sangat pesat sesuai dengan tuntutan era in­formasi saat ini yang memerlukan dukungan sumberdaya manusia yang memadai
- Masih relatif sedikit perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang menawarkan program studi sarjana dalam bidang teknik telekomunikasi, disamping tidak seimbang­nya proporsi mahasiwa dalam bidang teknik dibandingkan dengan bidang sosial di Indonesia.

5. Sistem dan Teknologi Informasi

Program studi Sistem dan Teknologi Informasi adalah salah satu program studi baru dalam lingkungan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB. Program studi Sistem dan Teknologi Informasi dikembangkan sebagai antisipasi terhadap perkembangan sistem informasi yang sangat pesat.

Sistem informasi sebagai salah satu bidang akademik pada program sarjana men­cakup dua area utama, yaitu area yang berkaitan dengan upaya:
- Perencanaan, pengembangan, dan evaluasi atas sistem yang menjadi solusi untuk persoalan pengelolaan informasi bagi organisasi; dan
- Perencanaan, pengembangan, evaluasi atas pengelolaan teknologi informasi yang digunakan bagi kepentingan sistem informasi organisasi.

Sebagai bagian dari proses peningkatan aktifitas sosial dan ekonomi, masyarakat dunia telah memasuki suatu masyarakat yang berorientasi kepada informasi bah­kan lebih jauh menuju masyarakat berpengetahuan (knowledge society). Sistem dan teknologi informasi mejadi salah satu faktor penentu dalam dinamika bisnis dan pengembangan organisasi dan komunitas dalam kehidupan global saat ini. Sistem dan teknologi informasi telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari yang meliputi antara lain ilmu pengetahuan, rekayasa / disain, teknologi, produk, layanan, operasional, dan manajemen. Penggunaan sistem dan teknologi informasi yang efektif dan efisien merupakan elemen penting dalam mencapai keunggulan bersaing. Sistem dan teknologi informasi telah menyatu dalam berbagai bidang ke­hidupan, mulai dari perdagangan/bisnis (Electronics-commerce), pendidikan dan pembelajaran (e-education dan e-learning), kesehatan (e-health), budaya, trans­portasi, industri, pariwisata, lingkungan, kolaborasi (collaborative working), hingga ke sektor hiburan.

Sesuai dengan daerah kajian dan tantangan yang dihadapi, maka kompetensi yang dirancang untuk dimiliki oleh lulusan program studi Sistem dan Teknologi Informasi meliputi:
- Pemahaman atas dinamika persoalan sistem (bisnis, manajemen, regulasi);
- Analisis dan sintesis secara sistemik terhadap suatu bidang persoalan dan menghasilkan solusi dalam bentuk desain dan implementasi pada kehidupan nyata;
- Adaptasi dan interaksi dengan masyarakat pengguna;
- Penguasaan aspek interaksi dalam sistem yang besar (multi dimension);

Dengan demikian, kompetensi tersebut diharapkan akan dapat dibentuk menjadi kemampuan (skill) selain untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi sistem dan teknologi informasi, juga membangun kemampuan pemikiran dan inovasi untuk menghasilkan peluang baru dalam pengembangan dan pemanfaatan sistem dan teknologi informasi.

Prospek Kerja

Kebutuhan keahlian tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sumberdaya manusia (SDM) untuk:
- Organisasi pemerintah, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun di tingkat pusat. Kebutuhan SDM dengan keahlian sistem dan teknologi informasi yang berkualitas untuk organisasi pemerintah akan sangat besar.
- Organisasi profit (BUMN dan swasta). Lulusan program studi sistem dan teknolo­gi informasi diharapkan dapat berperan dalam pengembangan dan pengelolaan sistem informasi.
- Industri perangkat lunak. Lulusan program studi sistem dan teknologi informasi diharapkan dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak sistem infor­masi atau konsultan.
- Institusi pendidikan untuk memenuhi kebutuhan peneliti dan tenaga pengajar.

6. Teknik Biomedis (Peminatan)

Program studi Teknik Biomedis adalah salah satu program studi baru dalam lingkungan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB. Program studi Teknik Biomedis dikembangkan sebagai antisipasi terhadap perkembangan sistem elektronika kedokteran dan teknologi kesehatan.
Pada saat ini, perawatan, pengukuran, dan kalibrasi peralatan medis di rumah sakit dilakukan oleh unit teknisi elektromedik, dibawah koordinasi Kepala Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit. Idealnya, penanggung jawab kegiatan-kegiatan tersebut adalah seseorang dengan profesi sebagai clinical engineer, bukan tenaga medis. Dengan kondisi ini, Indonesia akan masih memerlukan sejumlah besar clinical engineer, yang akan melayani masyarakat di sekitar 2300 rumah sakit dan klinik di seluruh Indonesia.

Teknik Biomedis merupakan suatu bidang multidisiplin sebagai sinergi antara bidang biologi dan kedokteran dengan berbagai ilmu dasar dan rekayasa. Keahlian Teknik Biomedis pada umumnya berkait dengan kemampuan problem solving serta mencari solusi yang tepat. Pada kegiatan pelayanan kesehatan, keahlian Teknik Biomedis seringkali dibutuhkan untuk membantu melakukan pemilihan, uji performansi, serta menyusun prosedur pemeliharaan dari berbagai peralatan kesehatan. Keahlian ini juga terkait dengan inovasi dan pengembangan perangkat di industri dan penelitian serta eksplorasi dari berbagai konsep yang dapat dimanfaatkan di bidang Biomedis.

Dengan demikian, kompetensi tersebut diharapkan akan dapat dibentuk menjadi kemampuan (skill) selain untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi Teknik Biomedis, juga membangun kemampuan pemikiran dan inovasi untuk menghasilkan peluang baru dalam pengembangan dan pemanfaatan Teknik Biomedis.

Prospek Kerja

Kebutuhan keahlian tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sumberdaya manusia (SDM) untuk:
- Rumah sakit .
- Laboratorium klinik.
- Industri kesehatan dan farmasi.
- Industri perangkat lunak. Lulusan program studi Teknik Biomedis diharapkan dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak atau konsultan.
- Institusi pendidikan untuk memenuhi kebutuhan peneliti dan tenaga pengajar.

sumber: usm.itb.ac.id


Perihal prospek kerja ini kan yang buat karyawan prodi jadi wajar kalo ada yang lengkap dan tidak. Mungkin ada yang menganggap prospek kerja cukup umum dan ada yang sedetil mungkin. Jangan khawatir karena prospek kerja itu luas.

Makasih dan semoga bermanfaat.

Apa itu FITB ITB?


Bahasan kali ini adalah jurusan pilihan kedua gua di SNMPTN. Ya padahal di dinding kamar gua dulu gua tempel tulisan FITB ITB 2016 hehe. Tapi ujung-ujungnya ke FTTM, ya rezeki setiap orang udah ada yang ngatur lah ya.

Sebelumnya gua kasih pemahaman dulu bahwa gua ga begitu tau tentang gimana kebiasaan maupun kegiatan akademik di FITB ini. Jadi kalo salah ada baiknya diralat atau bahasa gaulnya CMIIW.

Apa itu FITB ITB?

FITB ini adalah singkatan dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian. FITB ini dulunya gabung sama FTTM sebelum akhirnya dipecah jadi dua. Jurusan ini terdiri dari empat jurusan yaitu Teknik Geologi, Teknik Geodesi dan Geomatika, Meteorologi, dan Oseanografi. 

Geologi ngebahas tentang bumi dan lapisan dibawahnya dengan identifikasi. Sedang Geodesi lebih ke perhitungannya. Gua kurang paham juga sebenernya tapi mungkin kalo boleh diibaratkan si anak Geologi ini yang dilapangan dan identifikasi ini jenis batuan apa ada kandungan apa dan semacamnya. Sedangkan Geodesi ntar yang ngolah data dan informasi yang didapat.

Buat Meteorologi dan Oseanografi bisa dibaca di bawah deh penjelasannya karena gua rasa udah cukup jelas. Gedung dari fakultas ini ada di dekat gedung FTTM tapi gedung masing-masing jurusannya misah.

First Impression

Pandangan gua tentang jurusan ini adalah jurusan yang gabakal ada matinya. Ya wajar aja karena untuk Geologi dan Geodesi mereka kerja ga harus di eksploitasi SDA dan untuk Oseanografi dan Meteorologi sepertinya mereka satu-satunya pilihan di bidang tersebut.

Alasan dulu gua milih FITB adalah masuk Teknik Geologi karena selain reputasinya yang udah bagus, ikatan alumninya juga kuat. Begitu jawaban waktu gua cari di google, tapi gatau sih karena yang gua tau cuma ikatan alumni tambang aja wkwk.

Oiya karena sebagai anak Geologi kalian adalah yang paling harus benar dibanding ilmu-ilmu turunannya (tambang, minyak, dkk). Maka praktikum di Teknik Geologi ini sangat berat dibanding praktikum gua di Tambang. Saat gua melakukan kesalahan kecil saat identifikasi batuan nilainya dikurangi dikit, kalo di Geologi langsung dianggap salah. Ya wajar aja, kalo anak Geologi salah apalagi anak Tambang dll hehe.

Selain itu buat yang mau masuk Teknik Geologi ada baiknya rajin berolahraga. Ga perlu berat-berat yang ringan aja, ya namanya calon anak lapangan fisik kalian juga harus bugar biar totalitas. Ini bermanfaat serius gua wkwk.

Lanjut ke jurusan...


Jurusan


1. Teknik Geologi

Prodi Teknik Geologi mempelajari ilmu tentang bumi dengan berbagai aspeknya, termasuk di dalamnya adalah batuan, bentuk atau struktur dan hubungan antar batuan serta proses kejadiannya. Ilmu-ilmu yang dipelajari di Teknik Geologi bertujuan untuk memberikan teman-teman pengetahuan agar mampu menjelaskan keadaan alam dan proses yang terjadi di permukaan bumi dan dari dalam bumi.

Pada prodi Teknik Geologi teman-teman juga akan mempelajari tentang jenis batu, struktur, bentuk, letak dan lokasinya di dalam bumi, dan berbagai karakteristik lainnya. Oleh karena itu, pada akhirnya teman-teman akan memiliki kemampuan untuk mencari sumberdaya alam (SDA). Bahkan teman-teman juga akan mengetahui apakah SDA tersebut aman untuk ditambang. Khusus untuk batuan, maka tingkat keamanan dalam penggunaan batuan tersebut untuk mendirikan suatu bangunan pun dapat diketahui. Ternyata kita tidak bisa sembarangan menggunakan batuan yang ada ya.

Keberadaan ilmu Teknik Geologi menjadi istimewa karena perannya dalam proses eksplorasi (pencarian) minyak dan gas bumi, mineral berharga dan air tanah menjadi hal yang penting dalam proses penambangan SDA. Penambangan tidak bisa dilakukan jika seorang sarjana Teknik Geologi belum menyelesaikan tugasnya. Dengan dasar ilmu batuan yang kuat, tentunya memungkinkan bagi teman-teman untuk mengembangkan ilmu di bidang batu-batu mulia seperti, berlian, intan, permata, saphire, dll. Pengetahuan tentang struktur batuan tersebut tentunya dibutuhkan untuk membentuknya hingga menjadi indah dan menarik.

Prospek Kerja

- Industri Perminyakan dan Gas Bumi
Pada bidang ini sarjana Teknik Geologi akan bertugas sebagai ahli yang bertugas untuk melakukan proses eksplorasi minyak dan gas bumi. Misalnya: Medco Energi, Pertamina, Chevron, ExxonTotal Indonesia,dan lainnya.
- Industri Pertambangan
Pada industri pertambangan sarjana Teknik Teknik Geologi bertanggungjawab untuk mencari potensi SDA seperti mineral berharga dan batu bara. Misalnya: PT Aneka Tambang, PT Freeport Indonesia, PT Timah
- Konsultan Teknik Geologi
Konsultan Teknik Geologi akan mengerjakan berbagai macam pekerjaan yang berhubungan dengan proses eksplorasi SDA. Oleh karena itu, konsultan Teknik Geologi akan banyak bekerjasama dengan industri-industri perminyakan dan penambangan.
- Lembaga atau Pusat Penelitian
- Instansi Pemerintahan
Sarjana Teknik Geologi akan mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan proses eksplorasi SDA. Beberapa instansi pemerintah yang membutuhkan sarjana Teknik Geologi misalnya Direktorat Energi dan Sumberdaya Mineral, Kantor Wilayah (Kanwil), BAPPENAS, BAPPEDA
- Universitas
Sarjana Teknik Geologi dibutuhkan sebagai pengajar di Universitas.

2. Teknik Geodesi dan Geomatika

Geodesi adalah salah satu ilmu-ilmu kebumian tertua yang sangat terkait erat dengan lingkungan fisik bumi, yaitu mulai dari masalah banjir Sungai Nil di Mesir kuno (2000 tahun sebelum Masehi) sampai dengan masalah kini mengenai pemantauan gerakan kerak bumi. Sejak beradab-adab lamanya, hubungan geodesi dengan survey dan pemetaan sangat erat sekali, tetapi masih banyak orang yang belum mengetahui dasar dan sifat ilmiahnya.

Pada saat ini, aspek penentuan posisi (surveying) berkembang ke arah Geomatika, suatu terminologi ilmiah modern yang mengacu kepada pendekatan terpadu dari pengukuran, analisis, pengelolaan, penyimpanan serta penyajian deskripsi dan lokasi dari data yang berbasis muka bumi (umumnya disebut data spesial).

Geomatika muncul dalam konteks integrasi beberapa profesi atau disiplin yang berhubungan dengan geoinformasi seperti informasi spasial (berhubungan dengan pengukuran dan pemetaan digital), masalah-masalah kebumian dan kelautan berikut semua aspek yang terkait didalamnya (penataan ruang, tata guna lahan, lingkungan, sosial ekonomi), serta komputer terapan.

Tujuan Pendidikan Jurusan Teknik Geodesi adalah menyiapkan peserta didik untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kualifikasi :
- Berwawasan ke masa depan yang mampu menangani masalah pada zamannya dengan pengalaman dan keahlian paling mutahir, berfikir proaktif, bertindak antisipatif dan bekerja koordinatif
- Mampu menerapkan prinsip-prinsip fundamental dalam merancang struktur pekerjaan, memproses pekerjaan, serta menganalisis hasil pekerjaan dalam bidang teknik Geodesi
- Mampu menerapkan teknik-teknik yang diperlukan di dalam menghasilkan data dan informasi terkait dengan bidang Teknik Geodesi untuk perencanaan pembangunan
- Mampu bekerja dan memanfaatkan peralatan teknologi maju, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
- Mampu bekerja sama dalam menerapkan bidang Teknik Geodesi dengan bidang-bidang keahlian lainnya; mampu mengembangkan diri untuk memasuki pendidikan lanjutan (akademik atau profesional) di dalam dan luar negeri.

Prospek Kerja

- Lembaga Pemerintahan : Badan Pertanahan Nasional, Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Bappeda, Departemen Pertambangan dan Energi, Departemen Kehutanan, Departemen Perhubungan, Kimpraswil
- Lembaga Riset : BPPT, LIPI,
- Industri Swasta : Surveyor Indonesia, PT Aneka Tambang, PT Timah, Freeport, Pertamina, Caltex, Total Indonesia, Sclhumberger
- Kontraktor Bangunan : WiKa, Pembangunan Perumahan
- Dosen

3. Meteorologi (Peminatan)

Apa yang terbayangkan jika teman-teman mendengar kata Meteorologi? Ilmu tentang meteor? Tentu saja bukan. Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dan gejala-gejalanya, yang terkait dengan komponen bumi yang berupa gas atau biasa disebut udara.

Seringkali kita bingung dan tidak menemukan alasan kenapa cuaca tiba-tiba berubah, dari panas menjadi hujan, atau kenapa turun salju, dsb. Hal ini yang akan teman-teman pelajari di program studi Meteorologi. Teman-teman tentunya mengetahui cuaca dan iklim dapat sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia. Contohnya saja petani menentukan musim panen dengan melihat cuaca dan iklim, pengetahuan ini sudah diketahui oleh nenek moyang kita sejak lama. Namun, banyak yang tidak dapat menjelaskan hal tersebut secara ilmiah.

Dengan adanya ilmu meteorologi, hal itu dapat dijelaskan secara logis. Gejala-gejala alam lainnya seperti puting beliung, angin topan, dsb juga akan dipelajari pada program studi Meteorologi. Tidak hanya mempelajari mengapa bencana alam tersebut terjadi, namun juga mempelajari apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk menanggulangi dan meminimalisir dampak dari bencana alam tersebut.

Lalu bagaimana keterkaitan ilmu meteorologi dengan ilmu-ilmu lainnya. Tentu saja banyak sekali, misalnya dengan ilmu Arsitektur. Dengan pengetahuan para ahli meteorologi, maka para arsitek di dapat mendesain bangunan-bangunan sesuai dengan kondisi iklimnya. Di Eropa sebagai contoh, karena sering terjadi salju bahkan badai, maka bangunan-bangunan atapnya dibuat dengan kemiringan yang besar agar salju yang tidak sempat menumpuk di atas tetapi cepat meluncur ke bawah. Contoh lainnya adalah desain rumah di Jepang. Ternyata penggunaaan bahan baku kayu sebagai bahan utama rumah-rumah di Jepang juga disesuaikan dengan kondisi iklim dan cuaca di sana. Karena sering terjadi gempa, maka material terbaik yang dapat digunakan adalah kayu, karena kayu cenderung akan lebih lentur.

Selain itu pada program studi Meteorologi, teman-teman juga akan belajar beberapa perangkat lunak yang dapat dipergunakan untuk memprediksi cuaca, dan ilmu-ilmu yang terkait tentang itu.

Prospek Kerja

- Instansi Pemerintahan
Khususnya di Badan Meteorologi dan Geofisika, BPPT, dan institusi sejenis. Sarjana Meteorologi sangat dibutuhkan untuk melakukan analisis terhadap cuaca dan membuat prakiraan cuaca. Disamping itu menjadi dosen Meteorologi di Perguruan Tinggi Negri, menjadi peneliti di LIPI dan RISTEK.
- Akademisi
Menjadi staff pengajar di perguruan tinggi negeri maupun swasta
- Peneliti
Menjadi peneliti di institusi-institusi dan badan riset pemerintah maupun swasta
- Pertanian
Bidang pertanian merupakan bidang yang paling banyak membutuhkan ilmu Meteorologi, seorang sarjana Meteorologi dapat menjadi analis di bidang ini.
- Industri
Sarjana Meteorologi dapat menjadi ahli atau konsultan dalam membuat alat-alat yang terkait dengan bidang Meteorologi.

4. Oseanografi (Peminatan)

Akhir-akhir ini kita semakin akrab dengan kata tsunami, gelombang badai, serta pemanasan global dan pengaruhnya terhadap kenaikan muka air laut. Tak kalah pentingnya adalah peristiwa tenggelamnya pulau-pulau kecil akibat kenaikan muka air laut. Sebagai orang awam, mungkin kita tidak mengetahui mengapa tsunami, gelombang badai, serta kenaikan muka air laut bisa terjadi lalu bagaimana cara memprediksi dan meminimalisir dampaknya. Nah, hal-hal itu merupakan salah satu bidang yang akan teman-teman pelajari jika kuliah di Program Studi Oseanografi.

Oseanografi adalah ilmu yang mempelajari fenomena fisis dan dinamis air laut yang dapat diaplikasikan ke bidang-bidang lainnya seperti rekayasa, lingkungan, perikanan, bencana laut dan mitigasi (pengelolaan dan pencegahan). Seperti telah kita ketahui bersama, lebih dari 62% kepulauan Indonesia terdiri dari lautan, dan hampir 70% bagian dari dunia juga adalah lautan. Dapat teman-teman bayangkan betapa luasnya lahan pekerjaan dan kesempatan untuk berkarya bagi seorang sarjana Oseanografi.

Seperti teman-teman ketahui, wilayah Indonesia dikenal dengan sebutan Benua Maritim karena lokasi geografis dan kondisi geologisnya yang unik. Hal ini menempatkan prodi Oseanografi – ITB pada posisi dan peran yang sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga ahli. Lulusan

Oseanografi memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan berbagai bidang kajian yang dapat mendukung pembangunan nasional. Bencana laut dan lingkungan (gelombang badai, penyebaran tumpahan minyak dan limbah di laut, kekeringan karena peristiwa El NiƱo, tsunami, dll) yang terjadi selama dua dasawarsa terakhir dan perlunya energi alternatif sebagai pengganti minyak bumi telah menumbuhkan kesadaran akan pentingnya bidang kajian kelautan bagi masyarakat dan pemerintah. Terutama dalam bidang energi, dengan melakukan penelitian sumber energi alternatif yang berasal dari laut, seperti pasang surut laut, gelombang, dan Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC).

Prospek Kerja

- Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta di dalam dan luar negeri (Undip, ITS, Unsyiah, Unand, Univ. Malaysia, Univ. Columbia, dll.)
- Lembaga riset pemerintah atau swasta di dalam dan luar negeri, a.l.: Badan Riset Kelautan dan Perikanan– Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), BPPT, Pusat Penelitian Oseanografi – LIPI, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), PEMDA, serta perguruan tinggi luar negeri (a.l.: Columbia University, USA; Kiel University dan Hamburg University, Germany; Kyoto University, Japan; Utrecht University, TU Delft, WL | Delft Hydraulics, dan Twente University, The Netherlands).
- Administrator Kelautan di pusat dan daerah
- Militer (TNI AL)
- Pariwisata dan olahraga bahari
- Industri migas dan mineral onshore/offshore (Pertamina dan Schlumberger)
- Industri perikanan dan bahari lainnya
- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kelautan dan Lingkungan
- Konsultan Lingkungan
- Electronic Data Processing dan Information Technology
- Wirausaha
- Perusahaan Survei Swasta Nasional dan Asing, dll.

sumber: usm.itb.ac.id


Sekian dulu dari gua, oiya untuk perihal prospek kerja ini kan yang buat karyawan prodi jadi wajar kalo ada yang lengkap dan tidak. Mungkin ada yang menganggap prospek kerja cukup umum dan ada yang sedetil mungkin. Jangan khawatir karena prospek kerja itu luas.

Apa itu FMIPA ITB?


Oke sekarang gua akan ngasih informasi buat kalian yang bercita-cita jadi ilmuwan atau peneliti. Ga juga sih sebenernya. Sebelumnya gua kasih pemahaman dulu bahwa gua ga begitu tau tentang gimana kebiasaan maupun kegiatan akademik di FTSL ini. Jadi kalo salah ada baiknya diralat atau bahasa gaulnya CMIIW.

Apa itu FMIPA ITB?

Nah apa itu FMIPA? FMIPA adalah singkatan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. FMIPA memiliki empat buah jurusan yakni, Matematika, Fisika, Kimia, dan Astronomi. Kok gaada Biologi kak? Lagi-lagi gua gak tahu kenapa. Dulu gua kira juga ada Biologi wkwk.

Oiya kalo gua gasalah jurusan di FMIPA ini akreditasinya udah mantep semua. Bahkan jurusan Astronomi ITB adalah jurusan Astronomi terbaik se-Asia Tenggara. Wow! Iya, di Asia Tenggara jurusan ini hanya ada di ITB. Entah kalo tahun depan atau bahkan besok bakal ada jurusan Astronomi di NUS misal. Jangan salahkan saya hehe.

Disebabkan adanya jurusan Astronomi di ITB, muncullah quote dari seorang dosen "Anak ITB kok percaya flat earth, kalo memang flat earth ngapain ada jurusan Astronomi".

First Impression

Impresi gua dari awal tentang fakultas ini adalah sebuah momok menakutkan. Coba bayangin kita cuma ngerjain soal yang ada rumusnya aja bingung, apalagi suruh nyari rumusnya sendiri. Memang kalian para mahasiswa Matematika, Fisika, dan Kimia sudah saya anggap sebagai manusia super wkwk.

Tapi gara-gara pemikiran seperti ini yang bikin nilai MaFiKi gua sulit nilai bagus. Buat kalian yang 'geek' tentang ilmu pengetahuan kayanya bakal bagus nih masuk sini. Angkatan gua aja yang FTTM beberapa pengen pindah ke Matematika.

Ada hal unik saat temen seangkatan gua ikut tes pindah jurusan dan dia gagal. Padahal dia yakin jawabannya bener semua, dan kata dosennya "jawaban kamu betul, tapi cara menjawab kamu cara menjawab anak teknik. Bukan anak sains". WTF.

Dan akhirnya dia tidak jadi pindah sementara kalo gua denger kabarnya ada juga temen seangkatan gua yang berhasil pindah ke Matematika dari Teknik Metalurgi.

Oke sekian ceplas-ceplos dan curhatan gua. Langsung aja ke penjelasan jurusan.

Jurusan


1. Matematika
Matematika sering disebut sebagai ibu sekaligus pelayan ilmu pengetahuan. Disebut sebagai ibu ilmu pengetahuan karena matematika merupakan salah satu ilmu pengetahuan dasar yang merupakan sumber dari ilmu pengetahuan terapan. Dikatakan pelayan karena matematika sering dipakai untuk membantu mempermudah penyelesaian permasalahan yang ada di dalam ilmu-ilmu lainnya.

Sejak pertama kali menuntut ilmu di SD kita telah dihadapkan dengan persoalan matematika yang sifatnya dasar dan sederhana. Mulai dari hitungan aritmatika sampai kepada penyelesaian permasalahan-permasalahan dengan menggunakan sifat-sifat aljabar seperti komutatif, asosiatif dan sifat lainnya. Di Institut Teknologi Bandung studi matematika dititik beratkan pada bagaimana caranya seseorang dapat menyederhanakan permasalahan yang ada di alam sekitarnya menjadi sebuah model matematika sehingga mempermudah untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut.

Tidak hanya kajian-kajian dasar matematika yang akan didapatkan. Banyak bidang kajian pilihan menarik yang bisa diambil, contohnya adalah bidang matematika keuangan, di sini diperlukan pengetahuan tentang statistika serta kalkulus yang lebih lanjut. Seorang yang mendalami bidang ini nantinya bisa menjadi analis di bidang industri keuangan. Contoh lainnya adalah kajian aljabar tingkat lanjut ternyata sangat berperan dalam bidang sistem keamanan teknologi informasi yang ditunjang dengan kajian dalam bidang matematika diskrit dan kombinatorik.

Jadi tidak benar bahwa paradigma seseorang yang mengambil studi di matematika nantinya hanya akan menjadi dosen atau pengajar. Fakta menujukkan bahwa sebagian besar lulusan Program Sarjana Matematika ITB berkiprah dan bekerja di luar dunia pendidikan. Dalam Program Sarjana Matematika ITB, seseorang lebih diarahkan untuk dapat menciptakan solusi permasalahan dari fenomena-fenomena kehidupan dengan menyederhanakan permasalahan tersebut menjadi model matematika.

Prospek Kerja

- Instansi Pemerintahan
Khususnya di Biro Pusat Statisktik, lulusan matematika sangat dibutuhkan untuk melakukan analisis data statistik. Di samping itu Perguruan Tinggi Negeri, Departemen Keuangan, LIPI, dan Bank Indonesia juga merupakan instansi pemerintah yang banyak membutuhkan lulusan matematika.

- Statistik dan Industri Keuangan
Lulusan matematika akan sangat berperan dalam bidang industri keuangan, seperti perbankan, bursa efek, dan asuransi. Kemampuan analisis dan pemodelan matematika akan sangat diperlukan untuk melihat trend yang ada di dunia keuangan. Dengan demikian, prediksi keadaan yang akan terjadi di masa yang akan datang bisa dilakukan dengan baik. Selain itu lulusan matematika juga dapat berperan dalam masalah pemodelan, simulasi, analisis resiko, dan kontrol kualitas dalam industri keuangan, dan konsultan statistik dan aktuaria.

- Bidang Teknologi Informasi
Banyak lulusan matematika yang bekerja dalam bidang teknologi informasi, baik dalam bidang produksi software ataupun dalam bidang jaringan komputer. Pengetahuan tentang teori bilangan adalah salah satu modal utama untuk menjadi ahli dalam sistem keamanan teknologi informasi. Saat ini pimpinan puncak beberapa perusahaan dalam teknologi informasi, nasional maupun multinasional, diduduki lulusan Matematika ITB

2. Fisika 
Fisika merupakan salah satu pilar utama ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan pemahaman mengenai fenomena alam serta kemungkinan aplikasinya dalam meningkatkan kesejahteraan hidup umat manusia. Pada program studi ini, teman-teman akan mempelajari berbagai hal ditinjau dari aspek fisisnya. Sebagai contoh, dalam fisika dipelajari tentang gelombang, sifatnya, perilaku gelombang, dan contoh dalam peristiwa sehari-hari, misalnya: mengapa ketika teman-teman menekan tombol remote control, saluran TV dihadapan teman-teman berubah. Masih banyak lagi peristiwa sehari-hari yang dapat ditinjau dari sisi fisisnya dan kemudian dikaji dengan menarik

Kelompok keahlian yang terkait dengan program studi ini antara lain adalah:
KK Fisika Material Elektronik
KK Fisika Magnetik dan Fotonik
KK Fisika Sistem Kompleks
KK Fisika Nuklir dan Biofisika
KK Fisika Teoritik Energi Tinggi dan Instrumentasi

Proses belajar di program studi ini tidaklah lepas dari kegiatan di laboratorium, banyak mata kuliah dari tahun pertama hingga tahun terakhir yang memberikan kesempatan kepada para mahasiswanya untuk lebih memahami apa yang dipelajari melalui praktikum di laboratorium. Laboratorium yang ada diantaranya adalah Laboratorium Fisika Dasar, Fisika Lanjut, Elektronika, Fisika Bumi, Laboratorium Komputasi, Laboratorium Biofisika, Laboratorium Semikonduktor, Laboratorium Fisika Teori.

Banyaknya tenaga pengajar yang merupakan lulusan dari universitas di luar negeri merupakan aset tersendiri bagi program studi ini. Dengan fakta ini maka akan membuka kesempatan para mahasiswa di sini untuk meneruskan studi mereka ke luar negeri. Tidak jarang para mahasiswa yang potensial diberikan rekomendasi oleh dosen pembimbing untuk meneruskan studinya di luar negeri.

Prospek Kerja

- Perminyakan dan Pertambangan : PERTAMINA, Total Indonesia, Caltex, Schlumberger , PT Aneka Tambang, Freeport, PT Timah. Lulusan Fisika dapat memulai bekerja sebagai seorang field engineer pada perusahaan-perusahaan ini, yang nantinya akan bisa berkembang karirnya.

- Industri Manfaktur dan Industri Telekomunikasi: PT LEN, PT INTI, Samsung, ASTRA Int. , PT Telkom, Siemens, Satelindo. Pada industri ini lulusan Fisika dapat bekerja di bagian Research and Development dan juga dapat bekerja sebagai seorang QA/QC (Quality Assurance / Quality Control)
.
- Industri Keuangan dan perbankan : Asuransi, Danareksa, Bank . Lulusan fisika juga dapat bekerja di lembaga keuangan baik itu bidang asuransi, perbankan, maupun lembaga keuangan lainnya baik sebagai tenaga pemasar, audit internal, atau credit analyst officer.

- Industri Teknologi Informasi : DELL, Oracle, IT Professional. Banyak lulusan Fisika yang akhirnya terjun menjadi seorang professional dalam bidang IT, mereka dapat bekerja sebagai seorang software developer di berbagai perusahaan.

- Institusi Riset dan Pengembangan : LIPI, BATAN, BPPT. Menjadi seorang peneliti di lembaga-lembaga penelitian baik milik pemerintah maupun swasta merupakan pilihan yang bisa dipertimbangkan.

- Institusi Pendidikan. Menjadi seorang guru atau seorang dosen bukanlah suatu hal yang sulit bagi lulusan Fisika, dengan mengabdikan diri sebagai guru/dosen, teman-teman turut membantu masa depan bangsa ini.

3. Kimia
Ilmu kimia terkait erat dengan kehidupan manusia sehari-hari. Mulai dari urusan sandang dan pangan, bahan bakar, obat-obatan sampai bahan konstruksi bangunan, bahan industri elektronik dan bahan produk melibatkan ilmu kimia. Bahan- bahan tersebut sebagian besar tidak diperoleh langsung dari alam tetapi merupakan hasil pengolahan atau hasil sintesis dengan menggunakan ilmu kimia.

Di prodi Kimia teman-teman akan belajar tentang molekul yaitu dari komposisi, struktur dan susunannya yang memberikan sifat tertentu. Juga dipelajari interaksi dengan molekul lain baik yang sejenis maupn molekul lain sehingga dapat diprediksi sifatnya dan pemanfaatannnya untuk umat manusia. Jadi singkatnya ilmu kimia mengkaji perilaku dan interaksi materi pada tingkat molekul. Berdasarkan jenis materi yang dikajinya maka ilmu kimia dapat dibedakan menjadi kimia anorganik, dan kimia organik dan serta biokimia.

Semua bidang kimia ini menggunakan teknik-teknik dan metoda analisis yang dikembangkan oleh bagian kimia analitik. Sedangkan bagian kimia fisika mengembangkan ilmu kimia, baik secara praktis maupun teoritis, untuk memahami kaitan antara komposisi, susunan, struktur dan kandungan energi materi sampai pada tingkat atomik / molekuler terhadap sifat-sifat fisikokimia materi tersebut. Kajian kimiawi suatu senyawa diawali dengan proses pemisahan dan pemurnian. Dewasa ini untuk keperluan pemisahan ini antara lain dilakukan dengan cara khromatografi gas, khromatografi cair bahkan mulai memanfaatkan peralatan HPLC (High Performance Liquid Chromatography).

Sedangkan penentuan struktur kimia suatu senyawa dilakukan dengan mengolah data informasi yang diperoleh dari hasil pengukuran berbagai cara spektroskopi dan NMR (Nuclear Magnetic Resonance). Sedangkan di bidang biokimia disediakan fasilitas bagi yang ingin meneliti segala sesuatu tentang sifat kimia senyawa-senyawa yang berperan dalam tubuh makhluk hidup, misalnya: bagaimana cara mengambil gen dari sel-sel bakteri, memotong gen tersebut, kemudian merubahnya sesuai dengan keinginan (rekayasa genetika).

Prospek Kerja

- Industri
Seorang lulusan kimia dapat bekerja di dalam industri apapun yang memanfaatkan senyawa kimia dalam produksinya. Bagian yang dapat dimasuki misalnya quality control, riset dan pengembangan, dan manajer pemasaran.

- Peneliti
Seorang lulusan kimia dapat menjadi peneliti di berbagai lembaga penelitian

- Pendidikan
Seorang lulusan kimia dapat menjadi staf pengajar, akademisi, dll.

- Wiraswasta
Dengan ilmu kimia yang dimiliki, seseorang lulusan kimia dapat 'meracik’ sendiri produk-produk, seperti kosmetik dan material bermanfaat, kemudian menjualnya.

4. Astronomi (ada peminatan)
Astronomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang benda-benda langit. Apakah Astronomi sama dengan astrologi? Ups, teman-teman sudah salah besar. Astronomi memang mempelajari benda langit tapi bukan untuk meramal keuangan apalagi cinta. Astronomi berasal dari pemikiran orang-orang yang memikirkan bagaimana alam semesta ini terbentuk.

Secara garis besar, Astronomi memakai ilmu matematika dan fisika agar segala peristiwa yang terjadi di ruang angkasa tidak hanya dapat diamati tapi juga dapat dimengerti dan dimodelkan. Selain matematika dan fisika, pengembangan perangkat lunak, pemrograman, analisis model, dan statistika juga digunakan dan dilakukan di sini.

Program studi Astronomi sendiri terdiri atas tiga bidang keahlian yaitu Tata Surya, Fisika Bintang, serta Galaksi dan Kosmologi. Pada proses perkuliahannya teman-teman akan mendapatkan banyak ilmu yang menarik seperti pada kuliah Lintasan Satelit yang lebih mengarah pada Astronautika, Pengantar Instrumentasi Astronomi yang memperkenalkan kemajuan teknologi instrumentasi dalam Astronomi, dan Sistem Kalender yang nantinya dapat digunakan juga untuk penentuan hilal, yaitu penentuan awal bulan pada sistem penanggalan Islam.

Pada bidang Tata Surya, teman-teman akan mempelajari sistem tata surya beserta ”anggota keluarga” nya. Termasuk juga diantaranya adalah planet, asteroid, planet kerdil, dan lain-lain. Dari pengetahuan tentang planet dapat diturunkan lagi ilmu-ilmu lain, diantaranya komposisi atmosfer planet dan satelit-satelitnya, hingga pencarian planet-planet di luar tata surya yang bisa dihuni. Pada bidang Fisika Bintang kita mempelajari evolusi bintang, bagaimana bintang terbentuk dari lahir hingga mati, serta bagaimana spektrum bintang. Galaksi dan Kosmologi mencakup komposisi dan bentuk galaksi, materi antar bintang, quark hingga pengembangan alam semesta.

Proses perkuliahan di program studi Astronomi ITB juga didukung oleh keberadaan Oservatorium Bosscha sebagai laboratorium Astronomi yang sudah berdiri sejak 1928. Laboratorium bagi mahasiswa Astronomi sendiri sebenarnya adalah ruang angkasa yang tak terbatas dan tak terjamah tangan. Dari situ kita bisa menurunkan data yang tadinya hanya bisa diamati menjadi bisa dihitung, hebat bukan?.

Prospek Kerja

- Bidang penelitian
Di Asia Tenggara, negara-negaranya yang semakin sadar akan pentingnya Astronomi, membangun jaringan yang dinamakan SEAN (South East Asia Networking). Dipercaya bahwa Indonesia akan menjadi pusat SDM untuk jaringan ini karena Astronomi ITB masih merupakan satu-satunya pendidikan formal ilmu Astronomi di Asia Tenggara.

- Bidang pengajaran
Menjadi tenaga pengajar terampil yang dapat meningkatkan minat siswanya untuk mempelajari sains.

- Media
Sarjana Astronomi dapat menjadi penulis kolom dan editor pada majah-majalah maupun jurnal sains, serta menyampaikan konsep-konsep sains dengan cara yang kreatif.

- Bidang lain
Selain bidang-bidang di atas, lulusan Astronomi juga dapat berkecimpung di bidang-bidang lain misalnya sebagai analis sistem pengembang perangkat lunak.


sumber: usm.itb.ac.id


Oiya buat prospek kerja yang terlihat sedikit, jangan khawatir karena setiap karyawan prodi memiliki cara pendeskripsian yang berbeda. Ada yang menganggap sedetil mungkin, dan ada yang hanya ditulis secara umum. Pada kenyataannya prospek kerja itu sangat luas.

Oke segitu dulu untuk FMIPA, semoga bermanfaat.