Tips Lolos SNMPTN ITB


Aloha, kali ini gua bakal bahas masalah SNMPTN di ITB. Mungkin kalo boleh gua bilang jalur ini adalah jalur yang paling mantab buat kalian. Cukup maksimalkan pembelajaran kalian di sekolah dapet nilai ujian dan tugas yang bagus selesai permasalahan.

Apalagi buat kalian yang dari sekolah unggulan dan pintar pula kalian tidak perlu lagi pusing-pusing mencari tempat kuliah. Tinggal milih sesuka hati. Menurut gua pribadi jalur ini adalah salah satu yang terbaik buat mereka yang ga menyia-nyiakan waktu SMA nya. Dan gua rasa hal itu sebanding sama pengorbanannya.

Nah untuk SNMPTN di ITB sendiri sebenernya gaada masalah. Cara mendaftar SNMPTN sama seperti daftar dimanapun.
Bisa langsung dibaca kesini: SNMPTN ITB

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar dapat diterima melalui jalur ini.

1. Pilih berdasar TKR Tertinggi

Buat kalian yang mau daftar 2 pilihan, pillihan pertama pilihlah yang memiliki tingkat kesulitan relatif lebih tinggi, untuk penjelasannya bisa kalian baca disini Tingkat Kesulitan Relatif ITB.

Berikut Tingkat Kesulitan Relatif ITB:


2. Program Peminatan

Program peminatan adalah program yang membiarkan kalian langsung masuk ke jurusan yg kalian inginkan tanpa perlu ikutan rebutan jurusan dengan temen sefakultas lainnya. Penjelasan lebih lanjut bisa dibaca disini Peminatan ITB

Intinya program peminatan dapat memudahkan kalian agar diterima di ITB karena secara ga langsung kalian udah ngisi jurusan yang nantinya akan sepi pemilih.


3. Punya Kakak Tingkat di ITB

Nah, kakak tingkat kalian yang sebelumnya sudah berkuliah di ITB dapat membantu kalian dalan masuk ke ITB lewat jalur SNMPTN. Apa parameter yang diperhatikan? Dapat dilihat dari nilai yang mereka dapatkan pada perkuliahan.

Jika memang nilai mereka bagus tidak menutup kemungknan untuk kalian akan lebih mudah diterima di ITB. Pilihalah fakuktas yang jurusannya kurang lebih sama dengan fakultas kakak tingkat kalian, karena kalo beda ga ngaruh cuy wkwk.


4. Usahakan nilai UN Rata-Rata 85

Ah nilai UN mah gapenting, ga kepake buat masuk PTN. Siapa bilang? Setelah gua survey ke temen-temen gua yang masuk ITB lewat jalur SNMPTN ternyata memang nilai nem mereka kebanyakan diatas 50 (untuk 6 mata pelajaran).

Makanya jangan kemakan isu, maksimalin aja kesempatan yang lu punya. Jadi gua rasa pasti diperhitungkan lah. Ga mungkin juga kan nilai raport bagus-bagus tapi UN-nya dapet nilai 5 semua. Kecuali emang gapernah ngerjain soal UN. Rada kontroversi sih ini.

5. Berdoa, Impikan, Usahakan

Jangan lupa berdoa adalah hal yang paling penting untuk dapat kesempatan lolos ini. Selalu impikan kalian di terima SNMPTN. Kalo gua dulu, nempel kertas di sebelah kasur (di meja belajar) itu tulisan FITB ITB walaupun malah keterima FTTM ITB wkkw.

Usahakan, kalo emang lu mau keterima SNMPTN. Nilai raport lu harus selalu baik dan kalo sudah baik pertahankan dan kalo ngga harus selalu meningkat. Kalo dulu SMA kelas X gua main mulu jadi nilainya standar KKM. Untuk makin lama makin belajar jadi naik nilainya.

Mungkin segitu aja saran dari gua sebagai mahasiswa ITB yang dulu mengorbankan masa SMA gua. Terimakasih semoga membantu.

Cisitu dan Sangkuriang, Kosan Favorit Mahasiswa ITB


Halo-halo, kali ini gua bakal bahas tentang lokasi kos atau kontrakan di ITB. Buat kalian yang baru diterima di ITB ataupun baru kepikiran buat daftar ITB. Pemikiran kalian sama kaya gua gak ya? Kepikiran Masuk ITB

Nah, jadi di ITB ini memang banyak sekali lokasi kos atau kontrakan yang pastinya bisa disesuaiin sama budget dan keinginan kalian. Baiklah daripada berlama-lama ngoceh ada baiknya langsung gua jelasin aja tempat-tempatnya.

Lokasi ini gua urutkan berdasarkan ketidakpastian biar ga kontroversial. Akan gua buat per wilayah postnya, jadi untuk post kali ini gua bakal bahas Cisitu dan Sangkuriang.

CISITU




Cisitu adalah salah satu pilihan terbaik buat kalian yang kuliah di ITB. Kenapa? Cisitu ini bisa banget buat kalian yang gamau bawa kendaraan atau pengen bawa kendaraan. Secara grafik kepadatan mahasiswa, cisitu dibagi menjadi beberapa wilayah.

Cisitu Baru, lokasi ini deket sama ITB atau bisa dibilang paling dekat. Dari sini kalian bisa jalan kaki atau naik angkot (tapi harus ke jalan dago/cisitu dulu). Lokasi ini memiliki jalan yang sempit, lebarnya sekitar 1 mobil + 1 motor. Cari makanan tergolong level sedang, karena lebih cenderung ngumpul di satu tempat). Harga cukup terjangkau.

Cisitu Tengah (eh apaya namanya, gatau lah). Nah cisitu tengah ini adalah cisitu yang ada di gang. Gang 1 adalah gang yang paling besar dengan lebar sekitar 2 mobil mepet dan kosannya memiliki harga diatas terjangkau. Gang 1 punya mobilitas paling mudah karena gang yang pendek. Sehingga dekat dengan jalan utama. Cari makan tergolong agak sulit.

Gang sisanya sempit, lebar hanya 2 motor (kadang 1 motor). Semakin tinggi angka gang, semakin dekat dengan pusat makanan. Jadi bisa digolongkan cari makan level mudah. Harga terjangkau, beda dengan gang 1.

Cisitu Lama, cari makan level sedang. Disini paling enak menurut gua pribadi. Jalan 2 mobil, semakin deket jalan utama makin mahal. Harga disini tergolong tidak terjangkau, tapi mungkin kalo ada yang mau jauh banget dari jalan utama bisa sih. Ada warung andalan akhir bulan, yaitu Sadikin.

Asrama Kidang Pananjung (KP), adalah Asrama yang terletak di Cisitu Lama. Asrama ini diperuntukkan untuk mahasiswa bidikmisi. Dan kepada kalian yang diterima melalui jalur bidikmisi, tahun pertama kalian akan dihabiskan disini. Satu kamar berisi tiga orang dengan ukuran kamar cukup luas. Fasilitas cukup baik dan banyak kegiatan yang akan mendukung softskill kalian. Posisinya cukup jauh dari jalan utama.

Asrama Bumi Ganesha (BG), terletak di Cisitu Lama. Namun posisinya lebih dekat dengan jalan utama dengan lebar jalan ukuran 1 mobil. Asrama ini bisa kalian huni selama berkuliah di ITB dengan biaya 300rb perbulan kalau gua ga salah. Bukan untuk bidikmisi, bebas untuk mahasiswa ITB dan bisa mendaftar diawal perkuliahan. Kegiatan juga cukup banyak.

Cisitu Indah, ini cisitu paling jauh. Cari makan cukup sulit, harga tidak terjangkau. Keuntungan cisitu indah adalah kualitas sama dengan cisitu lama, tapi harga sedikit lebih murah. Jalan lebar 2 mobil, biasanya yang ngekos disini pasti bawa kendaraan.

SANGKURIANG




Sangkuriang, disini terdapat banyak tempat kosan namun dengan harga yang bisa gua bilang gamurah. Cari makan dan angkutan umum tidak mudah, memang rata-rata yang tinggal disini membawa kendaraan. Lebar jalan 2 mobil + 2 motor.

Apartemen Sangkuriang, mahal pastinya.

Asrama Sangkuriang, adalah asrama wanita buat kalian yang bidikmisi. Pastinya banyak kegiatan yang mendukung softskill kalian. Gua sendiri kurang paham sama asrama ini karena bahkan gua gatau tempatnya. Hehe.

Gua rasa cukup cerita gua kali ini, kalo ada pertanyaan ada baiknya langsung tulis aja di komentar. Ataupun ada kritik silahkan komen di kolom komentar. Terimakasih.

Daftar ITB Lewat Jalur SBMPTN


Kali ini gua bakal bahas masalah program SBMPTN di ITB. Gua rasa buat SBMPTN ini semua orang udah taulah ya apa pengertiannya. Tapi buat yang belum tau jadi gua jelasin lah menurut pandangan gua. Walaupun mungkin penjelasan gua tentang program SBMPTN ini sangat umum.

Oiya kenapa gua mau bawa cerita ini juga? Karena gua rasa program ini yang paling diminati oleh semua orang. Selain itu di ITB sendiri ada beberapa peraturan dan trik khusus yang harus lu persiapin biar ga salah bertindak. Heleh.


APA ITU PROGRAM SBMPTN ITB?

SBMPTN ITB adalah jalur pendaftaran mahasiswa untuk masuk ke ITB melalui tes yang dilakukan serentak. Ada beberapa hal menarik yang harus lu perhatikan dari program di SBMPTN ini. Nah jalur ini biasanya adalah jalur comeback bagi kalian yang kurang beruntung saat snmptn ataupun bagi kalian yang merasa salah memilih jurusan/universitas dan ingin pindah ke tempat lain.

Nah, mungkin untuk teknis SBMPTN di ITB gabakal gua jelasin karena yang jelas pastinya kalian semua udah pada tau lah. Bahkan jauh lebih tahu kalo menurut gua. Dan gua pribadi jujur aja gapernah belajar soal SBMPTN dan gapernah kepikiran ikut SBMPTN jadi gamau sotau dulu lah wkwk.


HAL-HAL YANG WAJIB DIPERHATIKAN


1. Tingkat Kesulitan Relatif
Buat kalian semua yang pengen daftar lewat jalur SBMPTN ini. ITB menyediakan kesimpulan data yang namanya tingkat kesulitan relatif.

Tingkat kesulitan relatif adalah data yang dihimpun tiap tahunnya yang dapat merepresentasikan seberapa sulit untuk masuk kedalam fakultas tersebut. Jadi buat kalian yang masih bingung-bingung bisa mempertimbangkan nih kira-kira cocoknya masuk fakultas apa. Selain harus sesuai keinginan, milih fakultas juga harus disesuaiin lah sama kemampuan. Ya gak? Hehe.

Berikut tingkat kesulitan relatif ITB hasil dari SBMPTN 2016:


2. Ketentuan Fisik Tiap Fakultas
Ada hal yang unik juga di ITB. Tiap fakultas memiliki persyaratan fisik yang pastinya harus kalian penuhi. Ketentuan fisik ini adalah buta warna. Sebab dibeberapa fakultas buta warna akan membuat kalian kesulitan maupun dapat membahayakan diri sendiri.

Oiya, kalo kalian sampai ternyata tidak lolos tes buta warna namun terlanjur memilih fakultas tersebut. Kalian akan dipindah-fakultaskan oleh panitia penerimaan. Ya salah sendiri sih emang ngelanggar, tapi ya masa mau dipindah ke jurusan yang ga sesuai sama keinginan.

Berikut ketentuan buta warna di ITB:


3. Hanya ada 2 Fakultas Yang Dianggap Soshum di ITB
Untuk kalian yang jurusan IPA maupun IPS tidak perlu bingung saat memilih fakultas. Hampir semua fakultas yang ada di ITB adalah Saintek. Hanya ada 2 fakultas yang berbasis SOSHUM yakni:
  • SBM (Sekolah Bisnis dan Manajemen)
  • FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain)

4. Pemilih FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain) Wajib Baca
Buat kalian warga pemilih fakultas FSRD ternyata perjuangan kalian masih panjang. Masih ada tes keterampilan yang diadakan oleh ITB, yaitu Ujian Keterampilan Seni Rupa. Bagaimana syarat, ketentuan dan pengumumannya. Silakan langsung kunjungi Pengumuman Ujian Keterampilan.

5. Buat Anak ITB yang Mau SBMPTN ke ITB Lagi
Jadi, buat kalian yang udah terlanjur kepencet fakultas yang ga diinginkan waktu pendaftaran. Gua bantu ingatkan bahwa kesempatan kuliah di ITB cuma 1x seumur hidup (untuk S1 ya maksudnya). Apa maksud dari sekali seumur hidup? Nah jadi ITB ini ga akan nerima lagi mahasiswa yang udah keluar untuk daftar lagi di ITB.

Selain itu buat kalian yang ngerasa salah milih jurusan di ITB jangan bermimpi untuk pindah jurusan. Karena tidak diperbolehkan daftar SBMPTN lagi dan memilih ITB. Kecuali IPK kalian selama 4 semester minimal 3.5 dan pilihan kalian haruslah ada di fakultas yang berbeda. Oiya dan setelah berhasil pindah jurusan wajib buat lulus dengan IPK >3.5.

Cukup sekian hal yang mau gua bahas buat SBMPTN ini. Terimakasih.

Apa itu Program Afirmasi ITB?


Cara masuk dan terdaftar sebagai mahasiswa ITB yang gua tau cukup banyak. Dan saat ini gua bakal bahas masuk ITB melalui jalur afirmasi.

Sebenernya gua sendiri kurang begitu paham dengan jalur ini, karena hanya sangat sedikit orang yang diterima sebagai mahasiswa di ITB lewat jalur ini.


APA ITU PROGRAM AFIRMASI?




Program afirmasi adalah jalur yang disediakan oleh ITB berkaitan dengan mahasiswa yang diterima dari seleksi yang diadakan oleh perusahaan maupun pemerintah.

Orang-orang yang dapat diterima melalui jalur afirmasi ini memang hanyalah orang-orang terbaik yang telah berhasil lolos dari seleksi tersebut.

Jalur afirmasi ini tidak tentu bagaimana penerimaan dan pendaftarannya. Tergantung dari pihak penyelenggara yang sudah bekerja sama dengan pihak ITB pastinya.

Salah satu contoh yang gua tau ada di jurusan gua yaitu Teknik Pertambangan. Ada beberapa mahasiswa yang sebenarnya adalah mahasiswa lulusan d3 pertambangan di papua dan mendapat beasiswa dari freeport untuk dapat berkuliah di ITB.


Hal yang unik dari mahasiswa afirmasi ini adalah:


  • - ada yang tidak mengikuti/melalui tahap persiapan bersama (tpb)
  • - ada yang memiliki nim (nomor induk mahasiswa) berbeda, maksud berbeda disini adalah misalkan nim untuk mahasiswa tambang adalah 121 15 001 sampai 121 15 090. Nah maka nim dia adalah 121 15 602 contohnya.
  • - biaya kuliah dan uang saku ditanggung penyelenggara beasiswa

PENGALAMAN

Tetapi mahasiswa yang gua kenal ini adalah kakak tingkat gua yang baru lulus april 2017 kemarin. Bisa dibilang dia adalah mahasiswa angkatan 2013. Angkatan setelahnya yaitu 2014 sampai angkatan gua 2015 gaada mahasiswa jalur afirmasi.

Lalu setelah gua tanya-tanya dia sebelumnya yang lulusan d3 tersebut sebenernya udah kerja di freeport tapi ada beasiswa buat ITB jadi dia ikut seleksi.

Mungkin segitu yang gua tau tentang jalur afirmasi. Buat kalian yang pernah ikut seleksi atau mahasiswa afirmasi di Itb boleh banget buat kritik dan sarannya kalo ada kesalahan pada penjelasan gua ini. Makasih.

Gathering Pertama FTTM ITB 2015


Sehari sebelum daftar ulang, para mahasiswa FTTM ITB yang diterima melakukan acara gathering.

Gathering atau kumpul-kumpul ini dilakukan tujuannya agar mempererat kekeluargaan antara teman se-fakultas sebelum perkuliahan dimulai. Sebab salah satu budaya yang ada di FTTM adalah kekeluargaan.


FOR THE FIRST TIME




Gathering ini dimulai dengan kami berkumpul di kubus (monumen kubus) yang letaknya adalah di seberang gerbang utama kampus Ganesa ITB. Disana sudah berkumpul panitia yang merupakan anak Bandung, sebab mereka adalah tuan rumah sebelum yang lain pindah kos ke bandung.

Setelah berkumpul kami lalu dibagi perkelompok dimana tiap kelompok ini akan diantarkan dengan mobil oleh panitia yang sudah menyiapkan mobil untuk akomodasi. Acara gathering pertama ini dilakukan di Taman Pramuka, Bandung.

Sebelum transportasi ke Taman Pramuka, di Kubus gua berkenalan dengan beberapa orang. 3 orang pertama yang gua kenal adalah Hasyim, Reza, dan Kosasih. Sampai saat ini gua merasa masih nyaman untuk ngobrol dengan mereka, mungkin karena selera humor yang sama.

Sesampainya di Taman Pramuka kami dibagi lagi perkelompok, tapi kelompok ini dibagi secara acak. Saat itu kami masih belum mengenal satu sama lain, sehingga sepertiya saat ada permainan bocah orang-orang memainkannya tanpa peduli komen.

Di acara ini pun, ada waktu untuk berkenalan tapi beberapa dari kami hanya melakukannya untuk formalitas sehingga setelah acara tersebut lupa lagi.

Nah, disini juga gua bertemu beberapa teman baru yang masih gua kenal sampai sekarang. Tapi ada beberapa yang sekarang sudah hanya say hi. Dan banyak yang terlupakan hehe. Orang yang masih gua kenal adalah Aak dan Putra. Ya walaupun intensitas bertemu dua orang ini sedikit karena sudah berpisah jurusan.

MEET THE NEW FRIENDS




Ada hal yang unik, pada gathering pertama ini ternyata ada anak SMA 81 yang namanya Denis. Saat gathering ia sangat pendiam. Sehingga gua pun tidak begitu mengingatnya. Namun ternyata orang ini tidak pendiam dan merupakan salah satu teman main gua sampai saat ini.

Pada acara ini juga terdapat pentas seni dari masing-masing kelompok. Ada kelompok yang membawakan tarian daerah, musik, tari modern, drama pendek, dan standup comedy. Pada saat itu kelompok gua bawain Tari Saman, WTF. Tapi yaudahlah ya, yang penting seneng-seneng wkwk.

Acara ini hanya dihadiri oleh sedikit orang, karena ada yang memilih untuk daftar ulang langsung pulang sebab lokasi yang jauh ataupun karena malas. Hal yang sedikit diguangkan pada acara ini justru kurang bergaul dengan anak-anak dari daerah lain, mungkin karena ingin menjaga acara tetap berjalan ya.

Oiya lagi, disini beberapa teman yang aktif di line ternyata tidak demikian di kenyataannya. Tapi ya lumayanlah nambah-nambah kenalan. Mungkin segitu aja cerita tentang Gathering Pertama FTTM ini, terimakasih.

Cara Daftar Program Peminatan ITB


Selamat datang kembali di blog ini, kali ini gua bakal bahas perihal program peminatan. Mungkin kalian semua yang sekarang lagi ada di bangku SMA belum tau nih apa itu program peminatan.

Jadi, program peminatan adalah program dimana kalian bisa masuk jurusan yang kalian mau tanpa mengikuti penjurusan. Saat penjurusan, kalian tidak akan diperbolehkan untuk memilih jurusan. Tapi tetep ngikutin TPB atau Tahap Persiapan Bersama. Apa itu TPB, cek sini: TPB.

Nah, awal mulanya ada program peminatan ini adalah karena beberapa jurusan memiliki pemilih yang cenderung sedikit atau sering dipilih sebagai pilihan terakhir saat penjurusan. Program ini diadakan supaya jurusan tersebut tidak sepi ataupun diisi oleh orang-orang yang sebenarnya tidak berminat.


HOW TO?


Pada awal bulan Februari biasanya akan ada update dari website www.usm.itb.ac.id mengenai peminatan. Akan diumumkan kapan pendaftaran di buka. Syarat mengikuti program ini adalah mengisi formulir yang sudah ditandatangan materai lalu tinggal upload atau kirim ke ITB.

Oiya, program peminatan ini adalah bagian dari pendaftaran SNMPTN. Kalian daftar SNMPTN biasa, tapi dengan upload atau mengirim formulir peminatan.

DAFTAR PROGRAM PEMINATAN – SNMPTN 2018

(untuk update cek ke http://usm.itb.ac.id/wp/?page_id=46)

  • - Program Studi Astronomi (FMIPA)
  • - Program Studi Kimia (FMIPA)
  • - Program Studi Meteorologi (FITB)
  • - Program Studi Oseanografi (FITB)
  • - Program Studi Teknik Pertambangan (FTTM)
  • - Program Studi Manajemen Rekayasa Industri (FTI – Kampus Ganesa)
  • - Program Studi Teknik Material (FTMD)
  • - Program Studi Teknik Telekomunikasi (STEI)
  • - Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (SAPPK – Kampus Ganesa)
  • - Program Studi Teknologi Pasca Panen (SITH – Program Rekayasa)
  • - Program Studi Teknik Biomedis (STEI)
  • - Program Studi Kewirausahaan (SBM)


CARA MILIH





Asumsi kalian mau pilih 1 jurusan peminatan aja untuk pilihan pertama. Nah di web SNMPTN kalian isi tuh fakultasnya. Misal kaya gua dulu milih Teknik Pertambangan makanya di web SNMPTN pilihan pertama pilih FTTM. Untuk ngisi di formulir peminatan kek gini:
Pilihan 1: Teknik Pertambangan – FTTM
Pilihan 2: (Gausah Diisi)

Asumsi kalian mau pilih 1 jurusan peminatan aja untuk pilihan kedua. Nah di web SNMPTN kalian isi tuh fakultasnya. Misal kalian milih Teknik Pertambangan makanya di web SNMPTN pilihan kedua pilih FTTM. Untuk ngisi di formulir peminatan kek gini:
Pilihan 1: (Gausah Diisi)
Pilihan 2: Teknik Pertambangan – FTTM

Asumsi kalian mau pilih 2 jurusan peminatan aja untuk pilihan pertama dan kedua. Nah di web SNMPTN kalian isi tuh fakultasnya. Misal kalian milih Teknik Pertambangan lalu Teknik Fisika makanya di web SNMPTN pilihan kedua pilih FTTM. Untuk ngisi di formulir peminatan kek gini:
Pilihan 1: Teknik Pertambangan – FTTM
Pilihan 2: Teknik Fisika – FTI

PERLU DIPERHATIKAN

  • - Tidak boleh memilih program peminatan di fakultas yang sama
  • - Pilihan di peminatan harus sama dengan di website SNMPTN
  • - Kalo udah pilih peminatan, gaboleh memilih fakultas yang sama (misal udah pilihan 1 peminatan tambang, gaboleh pilihan 2 FTTM)

ALASAN




Alasan kenapa bisa ada jurusan yang memiliki sedikit pemilih atau kasarnya ga laku apasih?
Bermacam-macam, akan gua jelasin deh alasan orang-orang ga milih.

1. Ikut Temen
TIpe kaya gini gakalah banyak. Biasanya dia adalah tipe yang pendiriannya kurang teguh. Digoda dikit terpengaruh, hehehe. Atau karena ngerasa kalo dia masuk jurusan tertentu temennya gaakan sepemikiran sama dia.

2. Jurusan Baru
Jadi memang di ITB ini mulai bermunculan jurusan-jurusan baru yang merupakan pemekaran dari jurusan yang dinilai terlalu umum. Selain itu karena kebutuhan profesi yang ternyata makin kompleks. Orang-orang jarang yang tau jadi gamilih. Misal ada teknik biomedis, rekayasa pertanian, pasca panen, dll.

3. Prospek Kerja
Ini adalah pertimbangan yang sebenernya dalam memilih jurusan. Tapi namanya ekonomi kan pasti ada naik turun fluktuasi. Sama seperti saat angkatan gua, sedikit yang milih Teknik Perminyakan karena harganya jatoh. Padahal sekarang naik lagi, kena deh.

4. Osjur
Yang ini gua gapaham. Masa cuma gara-gara osjur lu mau menggadaikan cita-cita lu? Yaudahlah ya namanya juga terserah orang buat milihnya wkwk. Contohnya adalah jurusan gua yaitu Teknik Pertambangan.

5. Susah
Ya, ada beberapa jurusan yang sudah bagus dan memiliki akreditasi internasional. Tapi tetep cenderung sedikit peminatnya. Ya karena susah kuliahnya. Contohnya adalah jurusan Teknik Fisika.

Program Peminatan ini sangat bagus buat kalian yang udah membulatkan tekad buat masuk suatu jurusan. Selain itu ada yang bilang bahwa kemungkinan kalian lolos lewat program ini lebih besar. Tapi gataudeh, gaada yang ngejamin juga wkwk.

Sekian informasi dari gua, semoga bermanfaat.

Biaya dan Beasiswa Kuliah di ITB


Hello temen-temen sekalian, kali ini gua bakal bahas tentang biaya perkuliahan di ITB. Gua usahakan untuk menjelaskan sedetil mungkin. Oiya sumber dari tulisan gua kali ini adalah www.usm.itb.ac.id dan pengalaman pribadi.

Jadi, ITB sendiri menerapkan program UKT atau (Uang Kuliah Tunggal) yang artinya kita tidak perlu lagi membayar uang pangkal. Cukup membayar UKT setiap semesternya.

Di ITB sendiri, uang UKT yang sekarang diberlakukan ini sudah termasuk subsidi dari pemerintah. Makanya manfaatkan kuliah kalian sebaik mungkin ya. Jangan skip mulu.

BIAYA UKT

  • - Non-SBM (Selain Sekolah Bisnis dan Manajemen): Rp 10.000.000 Rp.12.500.000,-/semester
  • - SBM (Sekolah Bisnis dan Manajemen): Rp 20.000.000,-/semester
  • - Internasional Non-SBM (Selain Sekolah Bisnis dan Manajemen): Rp 30.000.000,-/semester
  • - Internasional SBM (Sekolah Bisnis dan Manajemen): Rp 40.000.000,-/semester

Menurut gua pribadi, biaya kuliah di ITB ini terhitung mahal. Ya, untuk orang dengan ekonomi berkecukupan akan dianggap mahal. Tetapi bagi mereka yang ekonominya lebih dari cukup akan mengatakan bahwa ITB itu murah.

Bayangkan aja, misal seseorang dengan gaji 15 juta/bulan dengan yang gajinya 100 milyar/bulan. Untuk mereka membayar UKT ini yang punya gaji 100 milyar bakal sangat senang. Ya, sebanyak apapun pendapatannya bayarnya tetep 10 juta maksimal untuk Non-SBM wkwk.

Untungnya, selalu ada jalan keluar bagi kalian yang merasa biaya ini tidak sanggup untuk kalian bayar. Mulai dari beasiswa, subsidi, banding dan lain sebagainya.

BEASISWA



Yang paling utama dan paling berguna adalah beasiswa bidikmisi. Yup, buat kalian yang memang bener-bener membutuhkan gua rasa kalian wajib buat dapet beasiswa ini. Setau gua keuntungan dari beasiswa ini adalah bebas biaya kuliah, asrama gratis selama 1 tahun, dan uang bulanan sebesar Rp 900.000,-/bulan.

Satu hal aja, gua harap buat kalian yang mampu jangan daftar beasiswa ini. Ya gua rasa itu ga cukup adil buat orang lain yang bener-bener butuh. Kadang adasih yang sebenernya mampu bahkan lebih tapi daftar dan dapet beasiswa ini. Gua no komen dah silakan dinilai masing-masing pribadi.

Selain itu masih banyak lagi beasiswa yang bisa kalian dapetin di ITB. Ada beasiswa makan, asrama, salman dan lain sebagainya. Beberapa yang mungkin gua sarankan karena gua daftar adalah KSE dan Tanoto. Untuk lebih lengkapnya bisa di cari aja di internet cek website resminya.

SUBSIDI



Nah, ternyata eh ternyata buat kalian yang kaya masih bisa lagi nih dapet keuntungan. Gadeng, bisa buat semuanya kok wkwk. Setelah kalian diterima di ITB nantinya, bakal ada yang namanya subsidi UKT. Lagi-lagi gua harap yang udah kaya jangan daftar ya, kasian yang lain termasuk gua :(.

Kalian akan diminta mengumpulkan berbagai macam syarat yang tidak sulit. Beberapa minggu akan diperhitungkan dan keluar lah angka yang sesuai dengan pendapatan orangtua/wali kalian. Biaya setelah banding ini bisa jadi dalam 5 jenis:
  • - Rp 600.000,-/semester
  • - Rp 4.000.000,-/semester
  • - Rp 6.000.000,-/semester
  • - Rp 8.000.000,-/semester
  • - Rp 10.000.000,-/semester

Yak, bukan tidak mungkin subsidi ditolak dan UKT tetap 10 juta. Bagi yang memang ga pantas buat dapet subsidi jangan ikutan dong. Walaupun ada yang lolos juga sih, cewa aing.

Oiya, mahasiswa SBM dan Internasional tidak boleh ikut subsidi. Kalo untuk mahasiswa SBM, UKT hanya ada 2 pilihan. Bayar 0 juta atau 20 juta/semester. Beres.

BANDING



Gua ga terima ama hasil subsidi kemaren! Oke, kalo gitu lu ikut banding aja. Yaps ini ada lagi yang namanya banding. Siapa tau kemarin turunnya baru 2 juta, pengennya turun 6 juta. Silakan. Banding ini difasilitasi oleh kabinet KM ITB (BEM lah istilah umumnya). Syarat sama kaya subsidi. Jenis UKT yang akan didapat pun sama dengan saat subsidi.

*catatan:
subsidi dan banding hanya bisa dilakukan sekali (kecuali ada musibah besar yang mendadak)

Mungkin seperti itulah hal-hal yang gua tau tentang bagaimana biaya dan beasiswa di Institut Teknologi Bandung. Makasih udah mau baca, semoga bermanfaat.

Apa Itu TPB ITB?


Apa itu TPB? TPB adalah tahap persiapan bersama. Pada tahap ini selama satu tahun atau 2 semester kalian akan belajar hal-hal mengenai dasar-dasar sebelum dapat lanjut ke fase jurusan.

Tapi biasanya TPB ini disebut “Tahap Paling Bahagia”. Karena pelajaran yang ada di TPB masih merupakan mata kuliah dasar yang pernah kalian ambil saat SMA. Jadi jika kalian sudah paham betul dengan materi-materi ini saat SMA maka tahap ini adalah tahap yang tidak sulit untuk dilalui.

Walaupun menurut gua pribadi justru tahap inilah yang cukup sulit. Sebab setelah lulus dari SMA gua sudah tidak ingin lagi bertemu mata kuliah ini lagi. Tapi apa daya, gua harus belajar demi IP yang mencukupi standar wkwk.

LATAR BELAKANG

Diadakannya TPB ini adalah karena selalu ada beberapa mahasiswa yang baru masuk ke jurusan ternyata tidak sreg dengan jurusan yang telah ia ambil. Sehingga dapat berujung kepada DO karena sudah malas mengikuti mata kuliah yang dijalaninya.

Tujuan daripada adanya TPB menghindari kesalahan mahasiswa dalam memilih jurusan, dan lebih memacu mahasiswa untuk berjuang mendapatkan jurusan idamannya. Selama masa TPB ini kalian bakal kuliah dengan teman satu fakultas.

Jadi kalian bakal lebih akrab tuh sama temen sefakultas walaupun nantinya bakal dipisah berdasarkan jurusan masing-masing.

HARUS DIPERHATIKAN!



Di TPB ini ada beberapa mata pelajaran yakni matematika dasar (calculus), kimia dasar, fisika dasar, dan lain-lain. Olahraga dan bahasa inggris juga akan ada hanya di tahap ini. Pada Tahap Persiapan Bersama (TPB) batas maksimal kelulusan adalah 2 tahun dengan IPK minimal 2,0. Jadi, jika ada mata kuliah yang belum lulus kamu harus mengulang dengan syarat nilai ‘lulus’ dan IPK minimal 2,0.

Nah tiap fakultasnya itu bakal beda mata pelajarannya sesuai dengan kebutuhan. Selain itu akan ada yang namanya mata kuliah fakultas. Mata kuliah fakultas ini adalah mata kuliah tentang pengenalan jurusan. Sehingga pada saat penjurusan nantinya kalian tidak akan bingung dalam memilih jurusan yang kalian inginkan. Biasanya tiap orang akan mengalami perubahan pilihan jurusan.

Penjurusan ini ditentukan pada kuesioner terakhir yang akan disediakan di website ITB. Nantinya bakal ada 3x kuesioner. Berdasarkan pengalaman, orang yang awalnya bakal milih jurusan A tiba-tiba bisa saja berubah pikiran menjadi jurusan B setelah mendapatkan banyak pengetahuan tentang jurusan.

TPB adalah tahap akademik yang agak sulit tapi adalah masa yang menyenangkan karena tidak ada beban organisasi dan lainnya. Intinya nikmati masa TPBmu dengan sebaik mungkin, sebab kalo udah jurusan gabakal bisa diulang hehe.

Apa itu FTTM ITB?


Beberapa cerita yang lalu gua menceritakan tentang pengalaman gua masuk di ITB tepatnya di FTTM ITB.

FTTM ini dikenal dengan fakultas yang punya kekeluargaan dan memiliki kajian yang baik. Selain itu kalian akan punya suatu rasa bila merupakan mahasiswa FTTM. Rasa apa? Ya rasakan saja rasa itu saat lu udah masuk FTTM ya wkwk.

Oiya, FTTM ini punya budaya berhimpun yang cukup kental. Jadi buat kalian yang kurang suka tantangan mungkin gaakan sreg dengan budaya ini. Tapi secara keseluruhan sebenarnya berhimpun ini punya manfaat yang banyak.

Kalo kamu penasaran tentang FTTM dan punya minat untuk masuk ke fakultas ini ada baiknya kamu tau tentang seluk-beluknya. Tapi penjelasan ini akan gua buat secara umum. Sebab ada hal yang ada baiknya tidak gua ceritakan supaya makin penasaran sama FTTM. Hehehe.


APA ITU FTTM?



FTTM adalah singkatan dari Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan. Kenapa ga Fakultas Teknik Tambang Minyak? Ya namanya juga penamaan ya gitu dah. Didalam fakultas ini ada 4 jurusan. Yaitu Teknik Pertambangan (jurusan gua), Teknik Perminyakan, Teknik Geofisika, dan Teknik Metalurgi.

FTTM pada dulunya adalah FIKTM (Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral), namun sejak 2007 dipecah menjadi FTTM dan FITB (Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian)  (pilihan kedua gua nih). Dilakukan pemekaran menjadi 2 fakultas karena FIKTM dianggap terlalu luas untuk sebuah fakultas.

FTTM adalah fakultas yang fokus pada pemanfaatan sumberdaya alam yang ada. Fakultas ini mengalami pasang surut karena harga yang naik turun sesuai permintaan dan kebutuhan. Semua jurusan di FTTM adalah teknik, artinya bukan hanya teori yang dipelajari. Tetapi sampai mekanisme pada realnya pun ada.

Balik ke topik, gua akan jelaskan gambaran umum perkuliahan dan prospek dari masing-masing jurusan.

JURUSAN DAN PROSPEK



Teknik Pertambangan intinya adalah belajar bagaimana mengeksplorasi, merancang, eksploitasi, produksi bahan galian bernilai ekonomis sampai produk tersebut dijual. Ornag tambang seharusnya mengerti semua sistem yang ada di site. Prospek untuk Teknik Pertambangan ini luas, karena bahan tambang sangatlah banyak jadi jika ingin meneruskan kerja di tambang banyak pilihan lah. Bisa jadi engineer yang mengeksplorasi atau eksploitasi.

Teknik Perminyakan utamanya adalah mengekstraksi dan merancang minyak agar dapat diambil dari bawah tanah. Mungkin kedengarannya simple, tapi jurusan ini memiliki tingkat kesulitan relatif tinggi karena berhadapan dengan fluida. Prospek dari jurusan ini luas, yaitu ekstraksi/eksploitasi minyak dan gas juga mungkin ke geothermal.

Teknik Geofisika yaitu belajar mengetahui apa yang ada dibawah tanah dengan menggunakan teknologi. Yang dicari tentunya sumber daya, bisa geothermal ataupun minyak. Tapi sedikit yang ke tambang. Jurusan ini berbeda dengan Teknik Geologi, sebab jurusan ini lebih menggunakan alat dibanding geologi yang hanya bisa menebak permukaan dengan deskripsi batuan. Prospek mirip seperti Teknik Perminyakan namun kearah eksplorasi, bukan eksploitasi.

Teknik Metalurgi belajar mengenai pengolahan bahan galian, ekstraksi, dan metalurgi fisik. Yang intinya adalah memberikan nilai tambah pada bahan galian. Perbedaan jurusan ini dengan Teknik Material adalah jika material dari barang setengah jadi ke barang jadi. Kalau metalurgi dari barang mentah ke bahan setengah jadi. Prospek jurusan ini lebih kearah industri, namun tetap bisa ke tambang yang punya fasilitas pengolahan.

HAL MENARIK

  • - Jurusan di FTTM biasanya diwajibkan melakukan ekskursi atau kuliah praktek ke lapangan sehingga lulusannya siap kerja.
  • - Tujuan orang memilih FTTM biasanya ada dua, antara uang atau karena kerja di lapangan.
  • - Jurusan yang ada di FTTM merupakan semua jurusan yang terbaik di Indonesia, kecuali Teknik Metalurgi karena baru lahir tahun 2006 (kalah sama UI).
  • - Alumni jurusan ini memiliki kekeluargaan yang erat.
  • - Saat masa Tahap Persiapan Bersama (TPB), kalian bakal ngerasain sesuatu yang mengesankan.


Mungkin segitu aja yang bisa gua ceritain tentang FTTM, untuk lebih jelasnya bakal gua bahas di cerita selanjutnya.