Daftar ITB Lewat Jalur SBMPTN




Kali ini gua bakal bahas masalah program SBMPTN di ITB. Gua rasa buat SBMPTN ini semua orang udah taulah ya apa pengertiannya. Tapi buat yang belum tau jadi gua jelasin lah menurut pandangan gua. Walaupun mungkin penjelasan gua tentang program SBMPTN ini sangat umum.

Oiya kenapa gua mau bawa cerita ini juga? Karena gua rasa program ini yang paling diminati oleh semua orang. Selain itu di ITB sendiri ada beberapa peraturan dan trik khusus yang harus lu persiapin biar ga salah bertindak. Heleh.


APA ITU PROGRAM SBMPTN ITB?

SBMPTN ITB adalah jalur pendaftaran mahasiswa untuk masuk ke ITB melalui tes yang dilakukan serentak. Ada beberapa hal menarik yang harus lu perhatikan dari program di SBMPTN ini. Nah jalur ini biasanya adalah jalur comeback bagi kalian yang kurang beruntung saat snmptn ataupun bagi kalian yang merasa salah memilih jurusan/universitas dan ingin pindah ke tempat lain.

Nah, mungkin untuk teknis SBMPTN di ITB gabakal gua jelasin karena yang jelas pastinya kalian semua udah pada tau lah. Bahkan jauh lebih tahu kalo menurut gua. Dan gua pribadi jujur aja gapernah belajar soal SBMPTN dan gapernah kepikiran ikut SBMPTN jadi gamau sotau dulu lah wkwk.


HAL-HAL YANG WAJIB DIPERHATIKAN


1. Tingkat Kesulitan Relatif
Buat kalian semua yang pengen daftar lewat jalur SBMPTN ini. ITB menyediakan kesimpulan data yang namanya tingkat kesulitan relatif.

Tingkat kesulitan relatif adalah data yang dihimpun tiap tahunnya yang dapat merepresentasikan seberapa sulit untuk masuk kedalam fakultas tersebut. Jadi buat kalian yang masih bingung-bingung bisa mempertimbangkan nih kira-kira cocoknya masuk fakultas apa. Selain harus sesuai keinginan, milih fakultas juga harus disesuaiin lah sama kemampuan. Ya gak? Hehe.

Berikut tingkat kesulitan relatif ITB hasil dari SBMPTN 2016:


2. Ketentuan Fisik Tiap Fakultas
Ada hal yang unik juga di ITB. Tiap fakultas memiliki persyaratan fisik yang pastinya harus kalian penuhi. Ketentuan fisik ini adalah buta warna. Sebab dibeberapa fakultas buta warna akan membuat kalian kesulitan maupun dapat membahayakan diri sendiri.

Oiya, kalo kalian sampai ternyata tidak lolos tes buta warna namun terlanjur memilih fakultas tersebut. Kalian akan dipindah-fakultaskan oleh panitia penerimaan. Ya salah sendiri sih emang ngelanggar, tapi ya masa mau dipindah ke jurusan yang ga sesuai sama keinginan.

Berikut ketentuan buta warna di ITB:


3. Hanya ada 2 Fakultas Yang Dianggap Soshum di ITB
Untuk kalian yang jurusan IPA maupun IPS tidak perlu bingung saat memilih fakultas. Hampir semua fakultas yang ada di ITB adalah Saintek. Hanya ada 2 fakultas yang berbasis SOSHUM yakni:
  • SBM (Sekolah Bisnis dan Manajemen)
  • FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain)

4. Pemilih FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain) Wajib Baca
Buat kalian warga pemilih fakultas FSRD ternyata perjuangan kalian masih panjang. Masih ada tes keterampilan yang diadakan oleh ITB, yaitu Ujian Keterampilan Seni Rupa. Bagaimana syarat, ketentuan dan pengumumannya. Silakan langsung kunjungi Pengumuman Ujian Keterampilan.

5. Buat Anak ITB yang Mau SBMPTN ke ITB Lagi
Jadi, buat kalian yang udah terlanjur kepencet fakultas yang ga diinginkan waktu pendaftaran. Gua bantu ingatkan bahwa kesempatan kuliah di ITB cuma 1x seumur hidup (untuk S1 ya maksudnya). Apa maksud dari sekali seumur hidup? Nah jadi ITB ini ga akan nerima lagi mahasiswa yang udah keluar untuk daftar lagi di ITB.

Selain itu buat kalian yang ngerasa salah milih jurusan di ITB jangan bermimpi untuk pindah jurusan. Karena tidak diperbolehkan daftar SBMPTN lagi dan memilih ITB. Kecuali IPK kalian selama 4 semester minimal 3.5 dan pilihan kalian haruslah ada di fakultas yang berbeda. Oiya dan setelah berhasil pindah jurusan wajib buat lulus dengan IPK >3.5.

Cukup sekian hal yang mau gua bahas buat SBMPTN ini. Terimakasih.



0 komentar: